KUNINGAN,(BK) –
Semarak upacara di Lapangan Sepak Bola Desa Tundagan, Kecamatan Hantara, Rabu (27/8/2025) pagi, menandai dimulainya Serbuan Teritorial (Serter) TNI Korem 063/Sunan Gunung Jati (SGJ) Tahun 2025. Ribuan pasang mata menyaksikan pasukan upacara yang berbaris rapi, mulai dari TNI, Polri, hingga unsur masyarakat.
Upacara dipimpin langsung oleh Danrem 063/SGJ, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., dengan Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., berdiri di barisan tamu kehormatan bersama jajaran Forkopimda.
Dalam sambutannya, Bupati Dian Rachmat mengingatkan kembali bahwa kekuatan TNI sejatinya terletak pada rakyat.
“Kemanunggalan TNI dan rakyat adalah sebuah keniscayaan. TNI lahir dan dibesarkan oleh rakyat, sehingga pengabdian kepada masyarakat merupakan kekuatan yang membedakan TNI dengan tentara di negara lain,” ujar Dian penuh penekanan.
Ia menegaskan, Serter bukan sekadar program pembangunan, melainkan bentuk pengabdian nyata yang langsung menjawab kebutuhan dasar masyarakat desa.
“Mulai dari infrastruktur, ketahanan pangan, konservasi lingkungan, hingga pelayanan kesehatan gratis. Saya yakin kegiatan ini akan memberi manfaat besar, terutama bagi masyarakat desa Tundagan dan wilayah lainnya di Kuningan,” imbuhnya.
Sementara itu, Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Hista Soleh Harahap menjelaskan, Serter TNI akan berlangsung selama satu bulan penuh, dari 27 Agustus hingga 25 September 2025, mencakup 19 kecamatan di Kabupaten Kuningan.
“Target fisik meliputi rehab 40 unit rumah tidak layak huni, perbaikan 8 jembatan, pipanisasi di dua titik, serta semenisasi dan rabat beton. Selain itu, ada pula sasaran nonfisik berupa penyuluhan, konservasi lingkungan, pengobatan gratis, hingga pelayanan kesehatan bagi warga,” terangnya.
Menurut Danrem, kegiatan ini menjadi wujud komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah rakyat.
“Saya tekankan agar seluruh prajurit melaksanakan kegiatan ini dengan penuh keikhlasan. Serbuan Teritorial bukan hanya membangun fisik, tapi juga memperkuat ikatan batin antara TNI dan rakyat,” tandasnya.
Usai upacara, Bupati Kuningan bersama Danrem menyerahkan 25 paket sembako untuk masyarakat kurang mampu dan lansia. Kegiatan dilanjutkan dengan pengobatan gratis, warung amal, dan peninjauan lokasi sasaran Serter di Kecamatan Hantara.
Sejumlah unsur turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, mulai dari TNI-Polri, BPBD, Dishub, Satpol PP, FKPPI, APDESI, hingga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa Serbuan Teritorial bukan hanya milik TNI, melainkan gerakan bersama untuk kesejahteraan rakyat.
Hingga akhir kegiatan, suasana berlangsung aman, tertib, dan lancar. Di balik barisan pasukan upacara, harapan besar terselip: Serbuan Teritorial ini menjadi titik akselerasi pembangunan desa dan semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Apip/ BK)











