Post ADS 1
Post ADS 1
REDAKSI
Kamis, 9/04/2025 10:45:00 PM WIB
HeadlinePeristiwa

Rumah Guru di Sangkanhurip Terbakar, Balita dan Lansia Berhasil Diselamatkan


Tampak depan rumah milik seorang guru di Desa Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar, yang terbakar pada Kamis (4/9/2025) petang. Dalam kejadian ini, Damkar Kuningan berhasil menyelamatkan seorang balita dan lansia.



KUNINGAN, (BK) –

Kebakaran menimpa rumah milik Ibu Cucu (55), seorang guru, di Lingkung Kliwon RT 24 RW 07, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, pada Kamis (4/9/2025) petang. Peristiwa ini membuat panik warga karena di dalam rumah terdapat balita dan seorang lansia.

Api pertama kali terlihat oleh Aby Muhyidin, warga sekitar. Ia mengaku kaget saat menyaksikan asap pekat muncul di bagian atap rumah.

“Tahu-tahu api sudah membesar di bagian atas rumah. Warga langsung berteriak minta tolong,” kata Aby.



Sementara itu, petugas Damkar menjelaskan bahwa kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Menurutnya, api cepat merambat karena bagian atap rumah didominasi material yang mudah terbakar.

“Dugaan sementara api berasal dari arus pendek listrik hingga merambat ke atap rumah,” jelas salah satu petugas.


Kepala Satpol PP dan Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah, S.E., menegaskan sebagian rumah masih berhasil diselamatkan meski bagian lain sudah hangus. Ia menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah semua penghuni rumah selamat, termasuk seorang balita dan seorang lansia yang sempat berada di dalam rumah,” imbuhnya.



Ia juga mengakui adanya kendala saat pemadaman. Jalan menuju lokasi sempit, sehingga mobil pemadam sulit menjangkau titik api. Namun, menurutnya, berkat kerjasama TNI, Polri, PLN, dan warga, api bisa dipadamkan dalam waktu kurang lebih setengah jam.

Damkar mencatat, rumah berukuran 15x20 meter itu terbakar sekitar 8x10 meter. Taksiran kerugian mencapai Rp170 juta. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan lanjutan terkait kebutuhan bantuan bagi korban. (Apip/BK)