![]() | |
| Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., tampak mencium tangan ayahanda tercinta semasa hidupnya sebagai wujud bakti dan kasih seorang anak kepada orang tua. |
KUNINGAN, (BK). —
Kabar duka menyelimuti Kabupaten Kuningan setelah Ayahanda Bupati Kuningan, Drs. H. Sukardi Kartapermata bin Kartasaid, berpulang pada Kamis (27/11/2025) pukul 04.17 WIB di RSUD 45 Kuningan. Informasi tersebut dibenarkan pihak keluarga yang menyampaikan bahwa almarhum wafat dalam usia senja dengan kondisi tenang.
Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok pendidik yang berdedikasi dan penuh keikhlasan. Beliau merupakan pensiunan guru SMA Negeri Cilimus yang banyak dikenang atas keteladanan, kesabaran, dan kepeduliannya dalam membimbing para siswa. Seorang kerabat dekat menyampaikan,
“Almarhum adalah pribadi yang sangat sabar dan peduli terhadap dunia pendidikan. Banyak murid yang hingga kini masih mengingat jasa beliau,” ujarnya.
Sementara itu, ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat. Bupati Kuningan menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian ayahandanya itu.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT dan keluarga diberikan kekuatan,” ungkapnya.
Kepergian almarhum tidak hanya menjadi duka bagi keluarga besar Bupati Kuningan, tetapi juga meninggalkan kehilangan besar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan yang pernah menerima sentuhan dedikasi dan keteladanan beliau selama puluhan tahun.
Insya Allah, segala kebaikan dan jasa almarhum menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan menjadi ladang keberkahan di sisi Allah SWT. (Apip/BK)
Berdasarkan informasi yang dihimpun Bokor Kuningan, jenazah almarhum direncanakan dimakamkan di pemakaman muslim Kelurahan Ciporang, tepat di depan Kodim 0615/Kuningan pada hari yang sama usai prosesi pemulasaraan. Pihak keluarga turut menyampaikan imbauan agar masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir dapat hadir secara tertib dan penuh khidmat.
Kepergian almarhum tidak hanya menjadi duka bagi keluarga besar Bupati Kuningan, tetapi juga meninggalkan kehilangan besar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan yang pernah menerima sentuhan dedikasi dan keteladanan beliau selama puluhan tahun.
Insya Allah, segala kebaikan dan jasa almarhum menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan menjadi ladang keberkahan di sisi Allah SWT. (Apip/BK)






