![]() |
| Relawan Peace Corps asal Amerika Serikat, Cassandra (kiri), pengajar Bahasa Inggris di SMPN 2 Kuningan, berfoto bersama Yayan Heryana (BK), wartawan Media Online Bokor Kuningan (kanan). |
KUNINGAN, (BK). –
Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mendapatkan program Peace Corps dari Pemerintah Amerika Serikat di bidang pendidikan. Dalam program tersebut, SMP Negeri 2 Kuningan ditunjuk sebagai sekolah penerima relawan pengajar.
Relawan Peace Corps yang ditugaskan di SMPN 2 Kuningan adalah Cassandra (23), seorang perempuan asal Amerika Serikat yang dikenal luwes dan mudah bergaul. Kehadiran Cassandra menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMPN 2 Kuningan. Selasa (20/01/26)
Program Peace Corps merupakan program pemerintah Amerika Serikat yang mengirim relawan warga negaranya untuk mengabdi selama beberapa tahun di negara berkembang. Program ini bertujuan mempererat persahabatan antarbangsa melalui kerja langsung di sektor pendidikan, kesehatan, pengembangan ekonomi, lingkungan, dan kepemudaan.
Para relawan Peace Corps hidup dan bekerja langsung bersama masyarakat lokal, mempelajari bahasa serta adat istiadat setempat. Mereka tidak menerima gaji, melainkan tunjangan hidup sesuai standar lokal sebagai bagian dari pelayanan berbasis akar rumput dan diplomasi warga.
Cassandra sendiri telah bertugas di Kuningan sejak Desember 2023 dan mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris di SMPN 2 Kuningan. Meski berasal dari luar negeri, Cassandra sudah cukup fasih berbahasa Indonesia, meskipun sesekali masih mencampurkannya dengan Bahasa Inggris.
Hal tersebut terlihat saat sesi wawancara usai acara pisah sambut Kepala Sekolah SMPN 2 Kuningan, dari kepala sekolah lama Sade Yahya Sadik, M.Pd. kepada kepala sekolah baru Dr. Ariyanto, M.Pd. Suasana wawancara berlangsung santai dan penuh keakraban.
“Selama saya di sini, orang-orangnya ramah, baik, dan sopan. Saya merasa betah,” ujar Cassandra.
Ia juga mengungkapkan kesannya selama mengajar di SMPN 2 Kuningan. Menurutnya, lingkungan sekolah sangat mendukung proses belajar mengajar.
“Suasana sekolah cukup nyaman. Murid-muridnya baik, penurut, dan relatif mudah memahami pelajaran yang saya sampaikan,” imbuhnya.
Saat disinggung mengenai tunjangan atau biaya hidup, Cassandra memilih untuk tidak menyebutkan nominalnya.
“Saya rasa itu bersifat pribadi, ya. Tapi menurut saya sudah cukup untuk biaya hidup di sini,” ucapnya sambil tersenyum kepada jurnalis BokorKuningan.com. (Yayan Heryana/BK)






