Post ADS 1
REDAKSI
Kamis, 2/26/2026 01:28:00 PM WIB
HeadlinePendidikan

Didampingi Babinsa, Wartawan Tinjau Bangunan Rusak SDN 1 Segong

Kepala SD Negeri 1 Segong Mintarsih, S.Pd.SD bersama Babinsa Desa Segong, Serda Suwarjoni, berfoto di depan ruang kelas yang mengalami kerusakan parah dan terancam ambruk di Kecamatan Karangkancana, Kamis (26/2/2026).





KUNINGAN, (BK).–

Kondisi bangunan SD Negeri 1 Segong, Kecamatan Karangkancana, kembali menjadi sorotan. Saat wartawan melakukan peninjauan langsung, Kamis (26/2/2026), dua ruangan yakni kelas I dan ruang kepala sekolah terlihat dalam kondisi rusak cukup berat.

Kunjungan tersebut didampingi Babinsa Desa Segong, Serda Suwarjoni NRP 31040107270383. Di awal pertemuan sempat terjadi kesalahpahaman. Kepala sekolah, Mintarsih, S.Pd.SD, mengaku merasa khawatir atas kedatangan awak media karena takut ada permintaan imbalan.

“Terus terang, saya sempat takut. Khawatir nanti ada permintaan imbalan. Tapi setelah dijelaskan bahwa Babinsa hanya mendampingi dan media online Bokor Kuningan datang murni untuk peliputan, saya jadi lebih tenang,” ujarnya.




Setelah mendapat penjelasan, wawancara berlangsung terbuka. Mintarsih menjelaskan kerusakan dua ruangan tersebut sudah terjadi sebelum dirinya menjabat hampir tiga tahun lalu. Bangunan diperkirakan telah berusia lebih dari sepuluh tahun.

Akibat kondisi itu, kegiatan belajar mengajar sementara dipindahkan ke ruang perpustakaan dan sudah berlangsung hampir satu semester.

“Untuk sementara anak-anak belajar di perpustakaan. Memang kurang ideal, tapi itu solusi sambil menunggu perbaikan,” katanya.

Sementara itu, Serda Suwarjoni menegaskan kehadirannya bertujuan memastikan situasi tetap kondusif serta mendorong perhatian pihak terkait.

“Kami berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan, baik Pak Kabid, Kadis maupun Sekdis, segera memperhatikan SDN 1 Segong ini. Bangunannya cukup mengkhawatirkan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan siswa agar tidak bermain di sekitar bangunan yang rusak guna menghindari risiko kecelakaan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah masih menunggu realisasi bantuan perbaikan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan agar proses belajar mengajar kembali berjalan aman dan nyaman. (Apip/BK)