Repleksi setahun kepemimpinan Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, dan Wakil Bupati Kuningan, Hj Tuti Andriani SH, MKn, berlangsung di Teras Pendopo Kuningan, Senin (16/2/2026)
KUNINGAN, (BK).-
Gebyar repleksi setahun kepemimpinan Bupati Dr H Dian Rachmat
Yanuar MSi, dan Wakil Bupati Kuningan, Hj Tuti Andriani SH, MKn, dengan tagline
“Satu Langkah Untuk Mencapai Seribu Harapan Kuningan Melesat” kini mulain terbukti.
Kegiatan yang dihadiri sejumlah komponen masyarakat, para
pejabat beserta undngan lainnya berlangsung di Teras Pendopo Kab. Kuningan,
Selasa (17/2/2026). Mementum evaluasi sekaligus penguatan komitmen pembangunan
dengan Visi Kuningan MELESAT (Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh),
secara bertahap terbukti sehingga banyak dirasakan masyarakat.
Acara yang penuh keakraban sempat dimeriahkan dengan penampilan seni teater oleh
Teater Sado yang mengangkat capaian kinerja selama satu tahun, dilanjutkan
dengan peluncuran lagu “Kuningan Melesat” yang disertai koreografi.
Tahun pertama pemerintahan Kang Dian dan Amih Tuti bukan
tanpa ujian. Tantangan fiskal menjadi realitas yang harus dihadapi sejak awal
masa jabatan. Pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp 111 miliar,
gagal salur Dana Bagi Hasil (DBH) Rp 78 miliar, serta target Pendapatan Asli
Daerah (PAD) yang belum optimal, menjadi tekanan berat bagi ruang gerak
pembangunan.
Namun, di tengah keterbatasan tersebut, strategi
rasionalisasi anggaran diterapkan secara terukur. Efisiensi belanja perangkat
daerah dilakukan secara signifikan, memastikan setiap rupiah difokuskan untuk
kepentingan prioritas masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur dasar dan
penguatan sektor ekonomi.
Pasangan Dian-Tuti mengatakan, bahwa perubahan tidak
dibangun secara instan, melainkan melalui fondasi yang kokoh dan kerja kolektif
seluruh elemen masyarakat. Satu tahun perjalanan ini tidak sekadar ditandai
angka statistik, tetapi capaian nyata yang mulai dirasakan masyarakat di
berbagai sektor, ekonomi, infrastruktur, tata kelola pemerintahan, hingga
pelayanan publik.
Di bawah kepemimpinan Kang Dian-Amih Tuti, Kabupaten
Kuningan mencatat perbaikan signifikan pada indikator ekonomi makro. Angka
kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,74 persen, atau sekitar 12.160 warga
keluar dari garis kemiskinan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turut menurun
menjadi 7,59 persen. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan lonjakan impresif hingga
9,11 persen pada triwulan III, menjadikan Kuningan salah satu daerah dengan
pertumbuhan tertinggi di Jawa Barat. Bahkan pada triwulan II, Kuningan sempat
mencatatkan pertumbuhan ekonomi terbaik di Pulau Jawa.
Capaian tersebut menjadi sinyal bahwa arah kebijakan
pembangunan mulai berada pada jalur yang tepat, dengan fokus pada penguatan
sektor riil, UMKM, pertanian, dan investasi daerah. Pembangunan yang sehat
dimulai dengan kondisi fiskal yang kuat. Komitmen tersebut diwujudkan dengan
penyelesaian tunda bayar senilai Rp 96,7 miliar pada September 2025, lebih
cepat dari jadwal. Tahun anggaran 2025 pun ditutup tanpa tunda bayar maupun
gagal bayar.
Stabilitas fiskal ini berdampak langsung pada percepatan
pembangunan infrastruktur. Sebesar Rp 53 miliar dialokasikan untuk perbaikan
153 ruas jalan di berbagai wilayah Kabupaten Kuningan. Bagi pemerintah daerah,
infrastruktur jalan bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan akses menuju
peningkatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat. Transformasi
birokrasi dilakukan melalui digitalisasi layanan publik agar lebih cepat,
mudah, dan transparan. Upaya ini berdampak pada meningkatnya kepercayaan
masyarakat. Berdasarkan survei Jamparing Research, tingkat kepuasan publik
terhadap kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan mencapai 88,84 persen.
“Komitmen untuk terus melakukan perbaikan., integritas moral
menuntut kami untuk berani mengakui dimana langkah yang tersandung. Disamping menyampaikan
permohonan maaf atas pelayanan yang belum sempurna serta membuka ruang kritik
dan saran dari masyarakat,” ujar H Dian.
Ia menambahkan., kerjasama pemerintah dan semua unsur serta
masyarakat membuahkan sejumlah penghargaan tingkat provinsi dan nasional
sepanjang 2025. Inilah capaian prestasi lainnya, selama 1 tahun kepemimpinan
Bupati dan Wakil Bupati Kuningan di berbagai sektor, mulai dari tata kelola
pemerintahan, ekonomi, sosial, hingga infrastruktur dan digitalisasi. Prestasi
ini diraih di tingkat provinsi maupun nasional sebagai bentuk pengakuan atas
kinerja dan arah pembangunan daerah.
Person of The Year 2025 – Top Government in Public
Relations, Pengakuan atas kepiawaian membangun komunikasi publik yang efektif
dan partisipatif. Bupati H. Dian dan Wakil Bupati Hj. Tuti berpesan, bahwa
pencapaian yang diraih dalam satu tahun ini bukanlah kerja individu, melainkan
buah dari kerja kolektif dan doa seluruh masyarakat Kuningan. Terima kasih
kepada seluruh jajaran aparatur pemerintah daerah yang telah bekerja
menjalankan tugasnya mulai pemerintahan daerah hingga pemerintahan desa,
Forkopimda atas sinergitasnya, serta yang paling utama kepada seluruh warga
Kabupaten Kuningan.
“Semangat kolektif ini menjadi energi bagi kami untuk terus
melangkah. Mari kita jaga kebersamaan ini, karena dari satu langkah kecil yang
kita ambil bersama, akan lahir seribu harapan untuk Kuningan yang lebih tangguh
dan berdaya saing. Satu tahun hanyalah awal dan jalan masih panjang, namun
dengan kebersamaan dan kerja keras, dari satu langkah ini akan lahir seribu
harapan bagi masyarakat Kuningan. Jabatan memiliki batas waktu, namun
pengabdian kepada daerah tidak pernah berhenti. Satu tahun ini hanyalah langkah
pertama dari ribuan mil perjalanan kita. Mari berjalan bersama untuk menjemput
Kuningan Melesat,” pugkasnya penuh opitimis. (HEM/BK).




