Post ADS 1
Post ADS 1
Selasa, 2/17/2026 11:35:00 AM WIB
BirokrasiHeadline

Gebyar Refleksi Setahun Kepemimpinan Bupati dan Wabup, Satu Langkah Untuk Mencapai Seribu Harapan Kuningan MELESAT

 

Repleksi setahun kepemimpinan Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, dan Wakil Bupati Kuningan, Hj Tuti Andriani SH, MKn, berlangsung di Teras Pendopo Kuningan, Senin (16/2/2026)



KUNINGAN, (BK).-

Gebyar repleksi setahun kepemimpinan Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, dan Wakil Bupati Kuningan, Hj Tuti Andriani SH, MKn, dengan tagline “Satu Langkah Untuk Mencapai Seribu Harapan Kuningan Melesat” kini mulain terbukti.

 

Kegiatan yang dihadiri sejumlah komponen masyarakat, para pejabat beserta undngan lainnya berlangsung di Teras Pendopo Kab. Kuningan, Selasa (17/2/2026). Mementum evaluasi sekaligus penguatan komitmen pembangunan dengan Visi Kuningan MELESAT (Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh), secara bertahap terbukti sehingga banyak dirasakan masyarakat.

 

Acara yang penuh keakraban sempat  dimeriahkan dengan penampilan seni teater oleh Teater Sado yang mengangkat capaian kinerja selama satu tahun, dilanjutkan dengan peluncuran lagu “Kuningan Melesat” yang disertai koreografi.

 

Tahun pertama pemerintahan Kang Dian dan Amih Tuti bukan tanpa ujian. Tantangan fiskal menjadi realitas yang harus dihadapi sejak awal masa jabatan. Pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp 111 miliar, gagal salur Dana Bagi Hasil (DBH) Rp 78 miliar, serta target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum optimal, menjadi tekanan berat bagi ruang gerak pembangunan.




Namun, di tengah keterbatasan tersebut, strategi rasionalisasi anggaran diterapkan secara terukur. Efisiensi belanja perangkat daerah dilakukan secara signifikan, memastikan setiap rupiah difokuskan untuk kepentingan prioritas masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur dasar dan penguatan sektor ekonomi.

 

Pasangan Dian-Tuti mengatakan, bahwa perubahan tidak dibangun secara instan, melainkan melalui fondasi yang kokoh dan kerja kolektif seluruh elemen masyarakat. Satu tahun perjalanan ini tidak sekadar ditandai angka statistik, tetapi capaian nyata yang mulai dirasakan masyarakat di berbagai sektor, ekonomi, infrastruktur, tata kelola pemerintahan, hingga pelayanan publik.

 

Di bawah kepemimpinan Kang Dian-Amih Tuti, Kabupaten Kuningan mencatat perbaikan signifikan pada indikator ekonomi makro. Angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,74 persen, atau sekitar 12.160 warga keluar dari garis kemiskinan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turut menurun menjadi 7,59 persen. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan lonjakan impresif hingga 9,11 persen pada triwulan III, menjadikan Kuningan salah satu daerah dengan pertumbuhan tertinggi di Jawa Barat. Bahkan pada triwulan II, Kuningan sempat mencatatkan pertumbuhan ekonomi terbaik di Pulau Jawa.

 

Capaian tersebut menjadi sinyal bahwa arah kebijakan pembangunan mulai berada pada jalur yang tepat, dengan fokus pada penguatan sektor riil, UMKM, pertanian, dan investasi daerah. Pembangunan yang sehat dimulai dengan kondisi fiskal yang kuat. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penyelesaian tunda bayar senilai Rp 96,7 miliar pada September 2025, lebih cepat dari jadwal. Tahun anggaran 2025 pun ditutup tanpa tunda bayar maupun gagal bayar.

 

Stabilitas fiskal ini berdampak langsung pada percepatan pembangunan infrastruktur. Sebesar Rp 53 miliar dialokasikan untuk perbaikan 153 ruas jalan di berbagai wilayah Kabupaten Kuningan. Bagi pemerintah daerah, infrastruktur jalan bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan akses menuju peningkatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat. Transformasi birokrasi dilakukan melalui digitalisasi layanan publik agar lebih cepat, mudah, dan transparan. Upaya ini berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat. Berdasarkan survei Jamparing Research, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan mencapai 88,84 persen.

 

“Komitmen untuk terus melakukan perbaikan., integritas moral menuntut kami untuk berani mengakui dimana langkah yang tersandung. Disamping menyampaikan permohonan maaf atas pelayanan yang belum sempurna serta membuka ruang kritik dan saran dari masyarakat,” ujar H Dian.



Ia menambahkan., kerjasama pemerintah dan semua unsur serta masyarakat membuahkan sejumlah penghargaan tingkat provinsi dan nasional sepanjang 2025. Inilah capaian prestasi lainnya, selama 1 tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan di berbagai sektor, mulai dari tata kelola pemerintahan, ekonomi, sosial, hingga infrastruktur dan digitalisasi. Prestasi ini diraih di tingkat provinsi maupun nasional sebagai bentuk pengakuan atas kinerja dan arah pembangunan daerah.


Person of The Year 2025 – Top Government in Public Relations, Pengakuan atas kepiawaian membangun komunikasi publik yang efektif dan partisipatif. Bupati H. Dian dan Wakil Bupati Hj. Tuti berpesan, bahwa pencapaian yang diraih dalam satu tahun ini bukanlah kerja individu, melainkan buah dari kerja kolektif dan doa seluruh masyarakat Kuningan. Terima kasih kepada seluruh jajaran aparatur pemerintah daerah yang telah bekerja menjalankan tugasnya mulai pemerintahan daerah hingga pemerintahan desa, Forkopimda atas sinergitasnya, serta yang paling utama kepada seluruh warga Kabupaten Kuningan.

 

“Semangat kolektif ini menjadi energi bagi kami untuk terus melangkah. Mari kita jaga kebersamaan ini, karena dari satu langkah kecil yang kita ambil bersama, akan lahir seribu harapan untuk Kuningan yang lebih tangguh dan berdaya saing. Satu tahun hanyalah awal dan jalan masih panjang, namun dengan kebersamaan dan kerja keras, dari satu langkah ini akan lahir seribu harapan bagi masyarakat Kuningan. Jabatan memiliki batas waktu, namun pengabdian kepada daerah tidak pernah berhenti. Satu tahun ini hanyalah langkah pertama dari ribuan mil perjalanan kita. Mari berjalan bersama untuk menjemput Kuningan Melesat,” pugkasnya penuh opitimis. (HEM/BK).