KUNINGAN,(BK). –
Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan menggelar Retret Pejabat Administrator (Eselon III.A) dengan tema “Meningkatkan Kapasitas Kepemimpinan, Kebersamaan, serta Penguatan Karakter Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan”. Kegiatan tersebut dibuka pada Jumat (6/2/2026) di Ballroom Aria Kamuning, Lantai 3 Gedung Setda Kabupaten Kuningan.
Pembukaan retret dihadiri Wakil Bupati Kuningan, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, menyampaikan bahwa retret menjadi ruang refleksi bagi para pejabat administrator. Menurutnya, kegiatan ini dirancang sebagai kesempatan untuk keluar sejenak dari rutinitas birokrasi agar muncul energi dan perspektif baru dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Kegiatan ini kami rancang sebagai ruang jeda, ruang untuk keluar sejenak dari rutinitas. Ketika kita diberi kesempatan untuk keluar dari rutinitas, akan muncul energi baru dan energi positif untuk memberikan yang terbaik dalam bekerja dan melayani masyarakat,” ujar Bupati Dian.
Ia menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas manajerial, penguatan integritas, serta sinergitas antarperangkat daerah dalam menghadapi kompleksitas persoalan pembangunan. ASN, lanjutnya, tidak hanya dituntut bekerja keras, tetapi juga bekerja berlandaskan nilai dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
Retret tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus. Dalam sambutannya, Wamendagri menekankan bahwa birokrasi yang kuat tidak bertumpu pada figur individu semata, melainkan pada kerja tim yang solid.
“Birokrasi sering dianalogikan membutuhkan sosok superman atau superwoman. Namun sejatinya, yang lebih kita butuhkan adalah super tim. Retret ini merupakan bagian dari upaya membentuk super tim tersebut,” tegasnya.
Menurut Akhmad Wiyagus, retret merupakan instrumen strategis pemerintah dalam membangun keselarasan visi dan misi antara pemerintah pusat dan daerah. Keselarasan tersebut dinilai penting untuk mencegah tumpang tindih kebijakan sekaligus memperkuat pemahaman aparatur daerah terhadap program strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Retret ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan integritas pejabat administrator serta menjadi wadah penyusunan strategi pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.
Retret diikuti oleh 80 pejabat administrator (Eselon III.A) dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kuningan dan akan berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu. Kegiatan dipusatkan di Kebun Raya Kuningan, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kepemimpinan birokrasi yang adaptif, berintegritas, serta mampu bergerak bersama dalam satu irama pembangunan Kabupaten Kuningan.
(Yayan Heryana/BK)
Retret tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus. Dalam sambutannya, Wamendagri menekankan bahwa birokrasi yang kuat tidak bertumpu pada figur individu semata, melainkan pada kerja tim yang solid.
“Birokrasi sering dianalogikan membutuhkan sosok superman atau superwoman. Namun sejatinya, yang lebih kita butuhkan adalah super tim. Retret ini merupakan bagian dari upaya membentuk super tim tersebut,” tegasnya.
Menurut Akhmad Wiyagus, retret merupakan instrumen strategis pemerintah dalam membangun keselarasan visi dan misi antara pemerintah pusat dan daerah. Keselarasan tersebut dinilai penting untuk mencegah tumpang tindih kebijakan sekaligus memperkuat pemahaman aparatur daerah terhadap program strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Retret ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan integritas pejabat administrator serta menjadi wadah penyusunan strategi pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.
Retret diikuti oleh 80 pejabat administrator (Eselon III.A) dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kuningan dan akan berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu. Kegiatan dipusatkan di Kebun Raya Kuningan, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kepemimpinan birokrasi yang adaptif, berintegritas, serta mampu bergerak bersama dalam satu irama pembangunan Kabupaten Kuningan.
(Yayan Heryana/BK)





