![]() |
| Kepala Disdikbud Kuningan, Dr. Elon Carlan, menyampaikan ucapan Idulfitri 1447 H dan permohonan maaf kepada seluruh insan pendidikan. |
KUNINGAN. (BK), –
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, Dr. Elon Carlan, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh insan pendidikan dan masyarakat, Jumat (20/3/2026).
Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus refleksi momentum hari kemenangan setelah menjalani ibadah Ramadan. Dalam pesannya, Elon mengajak seluruh elemen pendidikan untuk kembali kepada fitrah dan memperkuat kebersamaan.
“Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar walillahilhamd. Kami mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Semoga di hari yang fitri ini kita semua dapat kembali kepada kesucian,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh jajaran pendidikan di Kabupaten Kuningan, mulai dari kepala sekolah, dewan guru, tenaga tata usaha, orang tua wali siswa, hingga peserta didik dan masyarakat luas.
Elon menuturkan, momentum Idulfitri harus dimaknai sebagai sarana mempererat hubungan dan meningkatkan sinergi antar pemangku kepentingan pendidikan.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholder pendidikan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia berharap kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat semakin ditingkatkan ke arah yang lebih baik, guna mendukung kemajuan dunia pendidikan di daerah.
Menurutnya, kebersamaan dan kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan kualitas pendidikan yang unggul dan berdaya saing.
“Mudah-mudahan kerja sama selama ini dapat terjalin semakin baik, dan semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mempertemukan kita kembali dengan bulan yang penuh berkah ini di tahun yang akan datang,” tuturnya.
Ucapan tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen Disdikbud Kuningan dalam menjaga harmonisasi serta membangun pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
(Apip/ BK)






