Post ADS 1
Post ADS 1
REDAKSI
Sabtu, 3/21/2026 09:09:00 AM WIB
HeadlineRagam

Gema Takbir Menggema, Bupati Dian Tabuh Bedug Sambut Idulfitri di Kuningan


Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menabuh bedug saat memimpin malam takbiran Idulfitri 1447 H di halaman Masjid Syiarul Islam, disaksikan warga yang antusias menyambut hari kemenangan.



KUNINGAN. (BK), –

Gema takbir menyelimuti malam Idulfitri 1447 Hijriah di halaman Masjid Syiarul Islam, Kabupaten Kuningan, Jumat (20/3/2026) malam. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti takbiran bersama yang dirangkaikan dengan Festival Bedug, menciptakan suasana religius sekaligus penuh kebersamaan.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, tampak hadir bersama Wakil Bupati Tuti Andriani, berbaur dengan masyarakat. Keduanya turut menabuh bedug dan menyapa warga yang datang dari berbagai penjuru.

Suasana malam takbiran berlangsung semarak. Tabuhan bedug bersahutan dengan lantunan takbir, sementara masyarakat menikmati momentum kebersamaan dalam menyambut hari kemenangan setelah menjalani ibadah Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa malam takbiran bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan memiliki makna spiritual yang mendalam. Ia menyampaikan bahwa momen tersebut menjadi titik refleksi bagi umat Islam untuk kembali kepada kesucian diri.

“Malam ini bukan sekadar pergantian waktu, melainkan malam pergantian jiwa. Kita berdiri di penghujung Ramadan dengan hati penuh harap dan haru,” ujarnya.


Secara tidak langsung, ia juga mengingatkan bahwa Ramadan telah menjadi sarana pendidikan bagi umat dalam mengendalikan diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian sosial. Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga kita dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan dalam keadaan sehat walafiat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Dian menilai Festival Bedug yang digelar pemerintah daerah melalui Bagian Kesra bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan tradisi serta mempererat tali silaturahmi antar warga.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah dengan mengedepankan keseimbangan antara ikhtiar dan doa. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting dalam mewujudkan Kabupaten Kuningan yang maju dan sejahtera.

“Semoga Allah SWT memudahkan setiap langkah kita dan meridhoi ikhtiar kita dalam mewujudkan Kuningan yang Melesat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Dian turut menyampaikan sambutan hangat bagi para perantau yang pulang kampung. Ia menuturkan bahwa Kuningan selalu menjadi tempat kembali bagi siapa pun yang merindukan kampung halaman.

“Wilujeng sumping, selamat datang kembali di kampung halaman tercinta. Sejauh apa pun langkah pergi, pada akhirnya hati selalu tahu arah pulang,” katanya.

Tak lupa, ia menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan, seraya mengajak untuk saling memaafkan dan memperkuat persaudaraan.

“Mari saling memaafkan, saling menguatkan, dan saling mendoakan. Semoga Allah SWT menjaga Kuningan tetap damai serta sejahtera,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Cijoho, Adi, mengaku senang dapat mengikuti takbiran bersama langsung dengan pimpinan daerah. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan kesan kebersamaan yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami merasa senang bisa ikut takbir bersama pimpinan daerah diiringi bedug dan genjring. Semoga membawa keberkahan bagi Kuningan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta tokoh agama dari Majelis Ulama Indonesia dan Dewan Masjid Indonesia yang bersama-sama mengikuti rangkaian acara.

Malam takbiran di Kuningan kali ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya Ramadan, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan, mempertemukan rindu, serta menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat di kampung halaman.(Apip/BK)