Post ADS 1
Post ADS 1
REDAKSI
Senin, 3/16/2026 06:07:00 AM WIB
HeadlineRagam

Ratusan Warga Meriahkan Tradisi Gobyag Lauk di Situ Arja Cirendang Jelang Lebaran


Ratusan warga mengikuti tradisi Gobyag Lauk di Situ Arja, Kelurahan Cirendang, Kuningan, Sabtu (14/3/2026), menjelang Hari Raya Idulfitri.



KUNINGAN, (BK).– 

Ratusan warga memadati kawasan Situ Arja, Kelurahan Cirendang, Kabupaten Kuningan, Sabtu (14/3/2026), untuk mengikuti pesta rakyat Gobyag Lauk yang digelar menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Tradisi turun-temurun tersebut menjadi ajang kebersamaan masyarakat yang turun langsung ke perairan situ untuk menangkap ikan secara bersama-sama.

Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai kalangan sudah berkumpul di sekitar lokasi. Mereka kemudian turun ke air dengan penuh antusias, saling bersenda gurau sambil berusaha menangkap ikan yang sebelumnya telah ditebar ke perairan situ. Gelak tawa serta sorak-sorai warga menambah semarak suasana kegiatan yang menjadi hiburan rakyat tersebut.

Salah seorang warga Cirendang, Deni, mengaku senang kegiatan Gobyag Lauk kembali digelar karena menjadi momen kebersamaan bagi masyarakat menjelang Lebaran.

“Seru sekali. Apalagi menjelang Lebaran, bisa kumpul bersama warga sambil turun ke situ mencari ikan. Yang penting kebersamaannya, suasananya ramai dan penuh kegembiraan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Sri, yang datang bersama anggota keluarganya. Ia menuturkan kegiatan tersebut bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Menurutnya, dalam keseharian masyarakat sering disibukkan dengan aktivitas masing-masing, sehingga melalui kegiatan seperti Gobyag Lauk masyarakat dapat kembali berkumpul, saling menyapa, sekaligus memberikan kegembiraan bagi anak-anak yang ikut berpartisipasi.

Kemeriahan pesta rakyat itu turut dihadiri Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Anggota DPRD Kabupaten Kuningan Sri Laelasari, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, serta sejumlah unsur pemerintah daerah yang menyaksikan langsung antusiasme masyarakat.




Bupati Dian mengatakan, kegiatan Gobyag Lauk tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga memiliki nilai penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Ia menjelaskan, ikan yang ditangkap masyarakat merupakan hasil penebaran benih melalui program Pasukan Paus yang sebelumnya dilakukan di sejumlah perairan umum, baik situ maupun sungai di wilayah Kabupaten Kuningan.

“Situ ini merupakan salah satu perairan yang kondisinya masih terjaga. Lingkungannya rindang dan aksesnya mudah. Ke depan kita berharap dapat terus dikembangkan menjadi salah satu destinasi unggulan,” kata Bupati.

Lebih lanjut ia menambahkan, ketika masyarakat mampu menjaga kelestarian alam dengan baik, maka alam juga akan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Selain menjadi tradisi yang terus dilestarikan, kegiatan Gobyag Lauk juga dinilai memiliki potensi untuk mendorong pengembangan wisata berbasis perairan serta menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan situ.

Pemerintah daerah berharap tradisi pesta rakyat tersebut dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari kekayaan sosial dan budaya masyarakat Kabupaten Kuningan sekaligus menjadi potensi wisata daerah.(Apip/BK)