Post ADS 1
Post ADS 1
Selasa, 4/21/2026 09:23:00 AM WIB
HeadlinePendidikan

Auriz Azaria Siswa SMPN 1 Kuningan Dan Finza Atharis SD IT Al-Multazam Raih Medali Olympiade Tingkat Dunia

 

Bupati H Dian bersama Auriz siswa SMPN 1 Kuningan Finza, siswa SD IT Al-Multazam Kecamatan Jalaksana  keduanya meraih medali  dalam ajang Nextgen Mathematic Olympiade Global Round 2026 di Sydney Australia.

 

KUNINGAN, (BK).-

Auriz Azaria siswa SMPN 1 Kuningan Finza Athariz, siswa SD IT Al-Multazam Kecamatan Jalaksana  meraih medali  dalam ajang Nextgen Mathematic Olympiade Global Round 2026 di Sydney Australia sehingga mereka mengharumkan Kuningan di tingkat dunia.

 

Kedua siswa unggulan bersekala internasional itu mendapat apresiasi dari Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, beserta para pejabat, khususnya Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kab. Kuningan, Dr Elon Carlan MPd, Kepala SMP Negeri 1 Kuningan, H Adang Kusdiana, beserta jajarannya. Termasuk keluarga besar SD IT Al-Multazam Keca. Jalaksana. Kedua siswa tersebut masing-msing Finza meraih Medali Perak dan Auriz memperoleh Medali Perunggu, kedua siswa tersebut adalah cucu  Hj. Rini Sujiyanti, pemilik RS Juanda Kuningan. Mereka disambut Bupati H Dian bertempat  di Pendopo Kuningan,  Senin (20/04/2026).

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati H Dian menyampaikan rasa bangga atas capaian kedua siswa yang dinilai telah mengharumkan nama Kabupaten Kuningan di kancah internasional. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di Kuningan mampu bersaing secara global. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan di Kabupaten Kuningan sudah mendunia dan tidak kalah dengan daerah lain. Jika ekosistem pendidikan didukung oleh orang tua, guru, dan seluruh pemangku kepentingan yang sejalan, maka kualitas pendidikan yang unggul dapat tercipta.


 


“Kami berharap keberhasilan yang telah diraih Finza dan Auriz dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi dan berani bersaing di tingkat internasional,” tutur bupati.

 

Berkaitan dengan hal itu, Hj. Rini Sujiyanti, mewakili keluarga,  mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian kedua cucunya. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kebiasaan belajar yang disiplin, kemampuan berbahasa Inggris, serta pembatasan penggunaan gadget sejak dini. Anak-anak dibiasakan untuk gemar membaca dan belajar. Penggunaan gadget juga sangat dibatasi, hanya pada waktu tertentu dengan durasi terbatas. Selebihnya mereka fokus pada belajar, les, dan kegiatan positif lainnya.


 


“Alhamdulillah, capaian ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak di Kabupaten Kuningan agar tidak takut untuk bermimpi dan terus berusaha meraih prestasi,” tutur Hj Rini.

 

Sementara Kepala SMP Negeri 1 Kuningan, H Adang Kusdiana MPd, pihak tak luput mengucapkan terima kasih pada para pihak atas keberhasilan kedua siswa tersebut. Termasuk  menyampaikan apresiasi setinggi-tinggi pada kedua siswa berperestasi tingkat dunia itu, mereka telah membawa nama baik Kuningan tidak hanya dilevel nasional melainkan internasional. (HEM/BK).