Post ADS 1
Post ADS 1
Senin, 5/11/2026 08:49:00 AM WIB
BirokrasiHeadline

Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan Gelar Kegiatan May Day 2026 Ditandai Berbagai Kegiatan

 

Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Nakertrans) Kuningan menggelar kegiatan May Day cukup meriah berlangsung di lingkungan kantor setempat, Minggu 10 Mei 2026.

 

-

KUNINGAN, (BK).

Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Nakertrans) Kuningan menggelar kegiatan May Day yang ditandai berbagai kegiatan, termasuk melaunching program JKK dan JKM, berlangsung di lingkungan kantor setempat, Minggu 10 Mei 2026.

 

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Daya) ini menggelar rangkaian kegiatan bertajuk kolaborasi, kepedulian, dan perlindungan sosial ketenagakerjaan itu berkenan dihadiri  Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, mewakili Bupati Kuningan,  H. Dian Rachmat Yanuar. Selan itu,   melaunching Program Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi petani tembakau, petani cengkeh, dan pekerja rentan di Kabupaten Kuningan tahun 2026.

 

Acara diawali dengan kegiatan jalan santai yang dilepas langsung oleh Wakil Bupati Kuningan bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan, H Toto Toharudin beserta Ketua Panitian Penyelenggara H Krisyudi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis, santunan anak yatim, pelayanan kesehatan gratis, hiburan, hingga pengundian doorprize.




“Hari Buruh Internasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pekerja dan buruh yang telah memberikan dedikasi, tenaga, dan pemikirannya dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Hj Tuti.

 

Dijelaskannya, Pemerintah Kabupaten Kuningan terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui berbagai program perlindungan sosial, khususnya bagi sektor informal dan pekerja rentan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan. Program JKK dan JKM ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat pekerja, khususnya petani tembakau, petani cengkeh, serta pekerja rentan di Kabupaten Kuningan.

 

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati, secara simbolis melaunching program perlindungan sosial ketenagakerjaan yang menyasar sekitar 6.700 pekerja rentan di Kabupaten Kuningan. Selain launching program perlindungan sosial, kegiatan May Day 2026 juga dirangkaikan dengan pelepasan 50 peserta program pemagangan ke Jepang hasil kolaborasi Dinas Tenaga Kerja, kementerian terkait, Bursa Kerja Khusus (BKK), dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

 

Sementara, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan, H. Krisyudi, menyampaikan bahwa pelaksanaan May Day tahun ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, serikat pekerja, dan berbagai pihak lainnya. Dalam kegiatan tersebut antusiasme masyarakat sangat tinggi dengan jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai lebih dari 3.000 orang, terdiri dari unsur pekerja perusahaan, serikat buruh, petani tembakau, petani cengkeh, pekerja rentan, hingga masyarakat umum.


 


“Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana dengan semangat gotong royong. Bahkan sumber anggaran kegiatan nol rupiah, seluruhnya didukung melalui partisipasi perusahaan dan berbagai pihak. Selan itu,  kegiatan May Day tahun ini  menghadirkan berbagai layanan kesehatan, seperti deteksi dini kanker, pemeriksaan EKG, donor darah, hingga pemberian santunan bagi anak yatim,” ujar Krisyudi.

 

Kepala Disnakertrans Kabupaten Kuningan,  H. Toto Toharudin,  mengemukakan, bahwa May Day menjadi momentum untuk memuliakan para pekerja sebagai pejuang keluarga sekaligus penggerak ekonomi daerah. Hari ini kita ingin memastikan bahwa buruh memiliki nilai yang sangat luar biasa. Karena itu, kami bersama seluruh elemen ingin menjadikan May Day sebagai momentum kebangkitan ketenagakerjaan di Kabupaten Kuningan. Ia mengungkapkan, ke depan Kabupaten Kuningan diproyeksikan membutuhkan puluhan ribu tenaga kerja seiring rencana berdirinya sejumlah pabrik besar di wilayah Kuningan.

 

“Tahun ini diperkirakan akan berdiri sedikitnya lima pabrik besar yang membutuhkan sekitar 30 ribu tenaga kerja. Ini menjadi peluang besar bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap penyaluran tenaga kerja ilegal ke luar negeri dan mengimbau masyarakat untuk selalu berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja. Jangan sampai ada warga yang berangkat melalui jalur ilegal. Ia ingin memastikan seluruh tenaga kerja asal Kuningan terlindungi dan terdata dengan baik. (HEM/BK)