REDAKSI
Kamis, 7/02/2026 09:13:00 PM WIB
HeadlinePendidikan

Profil H. Atep Baharudin, S.Ag., M.H.: Mengabdi dengan Syukur, Memajukan Pendidikan Madrasah



Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, H. Atep Baharudin, S.Ag., M.H., saat ditemui di ruang kerjanya. (Foto: Apip/BK)




KUNINGAN, (BK).–

Bagi H. Atep Baharudin, S.Ag., M.H., bekerja bukan sekadar menjalankan kewajiban, tetapi juga bentuk rasa syukur atas amanah yang diberikan. Prinsip hidup itulah yang mengiringi perjalanan pengabdiannya hingga kini dipercaya menjabat sebagai Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementerian Agama Kabupaten Kuningan.

Lahir di Kuningan pada 10 Januari 1973, H. Atep menempuh pendidikan dasar di SDN Caracas, kemudian melanjutkan ke MTs dan MA Darunnajah Jakarta. Semangatnya dalam menimba ilmu membawanya menyelesaikan pendidikan Sarjana Agama di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, lalu melanjutkan studi magister di UIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kariernya di lingkungan Kementerian Agama dimulai pada tahun 2003 saat diangkat sebagai CPNS dan bertugas di KUA Pasawahan. Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Penghulu di KUA Jalaksana, KUA Kuningan, dan KUA Cilimus.

Pada tahun 2011, ia bertugas sebagai staf di Seksi Urusan Agama Islam (Urais), kemudian melanjutkan pengabdian di Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Kuningan. Berbekal pengalaman tersebut, pada tahun 2024 ia dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Kuningan.

Menurut H. Atep, setiap amanah yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Baginya, jabatan bukan sekadar posisi, melainkan bentuk pengabdian kepada negara dan masyarakat yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya.

Salah satu pencapaian yang paling berkesan dalam perjalanan kariernya adalah ketika meraih Juara Lomba Baca Kitab antar Penghulu tingkat Kabupaten Kuningan. Prestasi tersebut, menurutnya, menjadi pengalaman yang tidak disangka karena masih banyak peserta lain yang dinilai memiliki kemampuan membaca kitab kuning yang lebih baik.

Di balik berbagai pencapaian tersebut, H. Atep juga dihadapkan pada tantangan, terutama saat memfasilitasi dan memediasi persoalan waris serta pernikahan yang cukup kompleks. Dalam setiap penyelesaiannya, ia selalu berpegang pada ketentuan fikih dan hukum negara agar keputusan yang diambil memberikan keadilan bagi semua pihak.

Dalam menjalankan tugasnya, H. Atep memegang prinsip sederhana namun bermakna, "Nikmati pekerjaanmu sebagai bukti rasa syukurmu." Prinsip itulah yang menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ke depan, ia berharap madrasah semakin menjadi tujuan dan pilihan masyarakat sebagai solusi dalam membentuk moral, karakter, dan masa depan generasi bangsa. Menurutnya, pendidikan madrasah memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak dan nilai-nilai keagamaan yang kuat. (Apip/BK)