Reza Saputra (kiri) bersama Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar hadir di rumah dinas bupati, belum lama ini.
KUNINGAN, (BK).-
Keluarga besar SMA Negeri 1 Kadugede
Kabupaten Kuningan merasa bangga dan bersukur atas keberhasilan alumni tahun
pelajaran 2026-2027 Reza Saputra terpilih menjadi Duta Lingkungan mewakili
Provinsi Jabar untuk maju ke tingkat nasional.
Remaja berparas tampan yang memiliki keahlian dibidang penanganan
atas pencemaran lingkungan itu sempat di undang ke rumah dinas Bupati H Dian
Rachmat Yanuar untuk menyampaikan apresiasi atas karya-karyanya yang
spektakuler itu. Reza meraih juara I Duta Lingkungan Provinsi Jabar sehingga
menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Kuningan.
Keberhasilan Reza sebagai Duta
Lingkungan untuk maju ke tingkat nasional, menjadi inspirasi bagi generasi muda di
Kabupaten Kuningan, khususnya bagi anak
muda lainnya. Hal yang menarik dari sosok Reza bukan hanya prestasinya, juga
kepeduliannya terhadap persoalan lingkungan melalui inovasi pengelolaan sampah
dan limbah menjadi sesuatu yang memiliki nilai manfaat. Salah satu inovasi yang
dikembangkan Reza adalah program DULANG (Daur Ulang) Limbah. Melalui program
tersebut, Reza mengembangkan berbagai upaya pengolahan limbah, salah satunya
pemanfaatan minyak goreng bekas atau jelantah.
Kepala SMAN 1 Kadugede, Rhida Jaya Bhuana SPd, MPd.
“Reza mampu mendaur ulang minyak goreng
bekas atau jalantah, bisa didaur ulang menjadi bahan avtur. Bisa kita bayangkan kalau dengan skala besar, avtur yang
sekarang itu merupakan barang langka bisa menjadi salah satu solusi. Selain
pengolahan minyak jelantah, Reza juga mengembangkan pembuatan ekoenzim yang
dapat dimanfaatkan untuk mendukung kesuburan tanaman,” ungkap Bupati H Dian
Rachmat Yanuar.
Berkaitan dengan hal itu, Kepala SMAN 1 Kadugede, Rhida Jaya Bhuana SPd,
MPd, Selasa (18/8/2026), mengemukakan, keberhasilan Reza bukanlah sesuatu yang
datang secara tiba-tiba. Sejak menjadi siswa, ia telah menunjukkan karakter
kepemimpinan yang kuat. Reza pernah dipercaya sebagai Ketua OSIS sekaligus
Komandan Peleton (Danton) Paskibra. Dua amanah tersebut menjadi ruang bagi Reza
untuk belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, komunikasi, kerja
sama, dan keberanian mengambil keputusan.
Pengalaman organisasi dan kepemimpinan
yang dijalani Reza selama berada di SMAN 1 Kadugede ternyata menjadi bekal yang
sangat berarti dalam perjalanan pengabdiannya setelah lulus. Hari ini, ketika
ia berdiri sebagai Duta Lingkungan Provinsi Jawa Barat, kami melihat bahwa
nilai-nilai kepemimpinan yang dahulu dibangun di sekolah terus tumbuh menjadi
semangat pengabdian yang lebih luas.
“Kami tentu sangat bangga, karena
seorang alumnus SMAN 1 Kadugede tidak hanya berhasil secara personal, tetapi
juga mampu membawa nama baik almamater dan memberikan kontribusi bagi
masyarakat serta lingkungan,” tutur Rhida.
Ditambahkannya, prestasi Reza sekaligus
menjadi pesan penting bagi seluruh siswa SMAN 1 Kadugede bahwa organisasi,
kepemimpinan, dan kegiatan ekstrakurikuler bukan sekadar aktivitas tambahan di
sekolah. Di dalamnya terdapat proses pembentukan karakter dan keterampilan
hidup yang akan menjadi bekal ketika mereka terjun ke tengah masyarakat.
“Kepada seluruh peserta didik SMAN 1
Kadugede, kami berharap perjalanan Reza
dapat menjadi inspirasi. Beranilah memimpin, disiplinlah dalam menjalankan
amanah, aktiflah berorganisasi, pedulilah terhadap lingkungan, dan teruslah
mengembangkan potensi diri. Kepada Reza Saputra, kami menyampaikan selamat dan
apresiasi setinggi-tingginya. Dari seorang Ketua OSIS dan Danton Paskibra SMAN
1 Kadugede, kini menjadi Duta Lingkungan Provinsi Jawa Barat,” harap Rhida.
Ditambahkan dia, jadikan amanah ini
sebagai momentum untuk terus bergerak, menginspirasi generasi muda, dan
mengajak masyarakat menjaga bumi dan lingkungan Jawa Barat. Teruslah melangkah
dan mengabdi. Harumkan nama almamater. Jadilah teladan bagi generasi
berikutnya. SMANSAKA bahagia bersama dan sukses semua. (HEM/BK)