Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, (tengah) didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr Elon Carlan MPd (kiri) beserta Ketua MKKS SMP Kab. Kuningan, H Adang Kusdiana MPd (kanan) dalam kegiatan retret di KRK, belum lama ini.
KUNINGAN, (BK).-
Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah
(MKKS) SMP Kabupaten Kuningan, H Adang Kusdina MPd, seusai kegiatan ajak
seluruh kepala sekolah untuk menterapkan semangat retret demi mewujudkan kemajuan
pendidikan di sekolah masing-masing.
“Setelah penutupan kegiatan, tidak
berhenti sampai disini namun tetap berlanjut untuk menterapkan nilai-nilai
retret yang penuh semangat, disiplinan, kebersamaan dan kolaboirasi diantara kepala
sekolah dalam membangun kemajuan pendidikan yang berkualitas secara
berkelanjutan,” ungkap Kepala MKKS SMP Kabupaten Kuningan, H Adang, Senin (23/8/2026).
Ditambahkannya, selama tiga hari kegiatan
berlangsung di Kebun Raya Kuningan (KRK) Desa Padabeunghar Kecamatan
Pasawahan itu, banyak menambah wawasan dan pengelaman untuk
diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Baik dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa maupun kehidupan bernegara. Sebab nilai-nilai yang terkandung dalam retret dapat memberikan
manfaat bagi seluruh peserta untuk diaplikasikan dalam melaksanakan tugas
sehari-hari. Terlebih kita sebagai pendidikan, agar tetap konsisten upaya mewujudkan tujuan pendidikan
nasional. Salah salah satunya antara lain; mencerdaskan kehidupan bangsa yang
beriman dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
“Oleh sebab itu, kegiatan retret ini memberikan
dampak terhadap pola pikir secara positif, khususnya dalam mencapai
kemajuan pendidikan yang berkualitas.
Hal ini sejalan dengan program pendidikan karekter bagi para siswa,” ujar H
Adang.
Hal senada disampaikan Kepala SMP Negeri
1 Selajambe, Otong Hasbana MPd. Kata dia, selama kegiatan retrit berlangsung
banyak menambah pengalaman yang dapat memberikan manfaat kita. Termasuk dalam
pengembangan kepemimpin, manajerial, kebersamaan serta kolaborasi diantara
peserta retret. Sehingga terbangun saling kenal diantara kepala sekolah, baik senior maupun yunior. Diantara kita
saling tukar pikiran dan pengalaman dalam suasana penuh keakraban disertai
kebersamaan.
“Selama kegiatan berlangsung di kawasan KRK
seluruh peserta tidak dibenarkan untuk menggunakan alat komunikasi (HP).
Sehingga peserta konsen terhadap kegiatan yang cukup serius itu. Dikarenakan
tidak ada yang menggunakan HP lebih mengutamakan kominukasi antar peserta
sehingga membuat keakraban diantara kepala sekolah,” tutur Otong Hasbana yang
akrab disapa Ohas itu.
Dalam kegiatan retret tersebut hadir
Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, Wakil Bupati Hj Turi Andirani SH MKn, unsur
Forkompimda serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Kuningan, Dr Elon
Carlam MPd. Termasuk Sekdisdikbud H Pipin Mansur Aripin, MPd, beserta Kepala Bidang (Kabid) lainnya.
Bupati H Dian dalam amanatnya
mengemukakan, kepala sekolah bukan
sekadar bertugas membangun sarana dan prasarana sekolah, mengejar prestasi,
maupun memastikan kelengkapan administrasi, akan tetapi memiliki tanggung jawab
yang jauh lebih besar, yakni membangun manusia. Apa sebetulnya yang sedang kita
bangun ketika menjadi kepala sekolah?
Apakah hanya membangun tembok-tembok sekolah yang kokoh? Apakah agar di sekolah
punya rak prestasi yang penuh dengan piala? Ataukah membuat ruang kelas yang
megah?
“Sesungguhnya yang sedang dibangun oleh
para kepala sekolah adalah manusia. Bagi saya, bapak dan ibu sedang membangun
manusia, bukan sedang membangun fisik. Bangunan sekolah dapat direnovasi,
kurikulum dapat diperbaiki dan teknologi akan terus berkembang. Namun, proses
membentuk manusia memiliki dampak yang jauh lebih panjang karena berkaitan
dengan masa depan anak, keluarga, masyarakat, hingga arah pembangunan daerah,”
pungkas H Dian. (HEM/BK)