KH Fikri Haikal Zainudin MZ menyampaikan tausiyah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan PC Muslimat NU Kabupaten Kuningan bertempat di KIC, Sabtu (29/8/2026)
KUNINGAN, (BK).-
Ribuan anggota PC Mulimat NU Kabupaten Kuningan
berdatangan dari seluruh kecamatan hingga memadati kawasan Kuningan Islamic Centre
(KIC) menghadiri tablig akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,
Sabtu (29/8/2026).
Mereka (hadirin) berbondong-bondong datang dari berbagai pelosok desa untuk mendengarkan tausiyah yang disampaikan KH Fikri Haikal Zainudin MZ atau putra almarhum kiai sejuta umat, KH Zainudibn MZ. Kehadiran kiai kondang tersebut disambut Ketua PC Muslimat NU Kab. Kuningan, Dra.Hj Juju Juariah MPd, Ketua Panitia Pelaksana Hj Iyom Uung, serta unsur pengurus Muslimat lainnya. Selain itu, hadir juga Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setda Kuningan, Kiai Emup Muplihudin, tokoh masyarakat H Ajat Jatnika, pengurus DKM KIC Ustadaz Iwan, pengurus Badan Otonomi (Banom) Nadlatul Ulama serta undangan lainnya.
Ditengah-tengah ribuan masa yang
memenuhi masjid dan halaman kawasan KIC, KH Fikri, menyampaikan pesan mendalam
yakni; penyakit iri hati dan bohong.
Sebab jika kita berteman dengan yang mengidap penyakit iri hati dan bohong, maka akan tertular bisa
berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain. Oleh sebab itu, kita harus
berhati-hati jika bergaul dengan orang yang memiliki kedua penyakit hati
tersebut.
“Jika kita memiliki penyakit iri, misalnya,
apabila tetangga punya kendaraan motor atau mobil, orang lain yang memiliki
barang dia sendiri terkena panas dingin. Panyakit iri ini bisa menimbulkan celaka terlebih di akhirat nanti. Orang
terkena penyakit kadas, kudis dan korengan tidak masuk nerana. Tapi penyakit hati akan
dipertanyakan dan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak,” papar KH Fikri,
disusul suara gemuruh hadirin.
Ditambahkannya, penyakit bohong dan
banyak janji itu juga berbahaya sebab ucapan dan perbuatan tidak sesuai dengan
kenyataan sehingga banyak orang kecewa dibuatnya, Misalnya, dijanjikan akan
membuka jutaan lapangan kerja, namun masih banyak orang kesulitan hidup karena
tidak punya pekerjaan. Maka sekali bohong akan terus bohong, berbeda dengan
orang sidik (benar) antara ucapa dan perbuatan itu sama sehingga dapat memberikan
manfaat bagi masyaakat.
“Kenal dengan orang bohong itu boleh-boleh
saja, tapi tetap harus kita hindari jangan sampai dijadikan teman. Selain itu, dalam
hidup ini jangan terlalu mendengarkan komentar orang, sebab akan menghabiskan
energi dan tidak ada artinya. Silah orang
mau bilang apa, tapi kita tetap berbuat baik terhadap sesama,” pinta KH Fikri.
Berkaitan dengan hal tersebut, Ketua PC
Muslimat NU, Hj Juju Juariah, melalui Ketua Panitia Penyelenggara, Hj Iyom
Uung, mengemukakan, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap Ustadz
Fikri beserta rombongan yang menyempatkan diri untuk hadir atas undangan
keluarga besar Muslimat Kabupaten Kuningan untuk menyampaikan tausiyah.
“Alhamdulillah, PC Muslimat NU pada hari ini Sabtu tanggal 15 robiul awwal tahun 1448 H bertepatan
pada 29 Agustus 2026 M menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Untuk itu, kami selaku panitia menghaturkan rasa syukur ke hadirot Allah SWT atas
kehadiran Almukarom KH Fikri Haikal Zaenudin MZ untuk menyampaikan tausiyah. Semoga
Allah SWT mencatan amal baik dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,”
papar Hj Iyom
Selain itu, keluarga besar PC Muslimat NU
menghaturkan terima kasih pada tamu undangan serta seluruh muslimat yang hadir
dari 32 Kecamatan se-Kab. Kuningan. Tak lupa ucapkan terima kasih kepada para pihak
yang mendukung atas terselenggarnya kegiatan tersebut. Atas kerja sama yang
baik, kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan PC
Muslimat NU dapat berjalan dengan lancar.
Grup Qosidah Nurun Nissa
Dalam suasana yang penuh kebersamaan
itu, hadirin sempat terhibur lewat tampilan seni bernuansi Islami lewat
tampilan Grup Qosidah Nurun Nissa asal Dewa Windujenten Kecamatan Kadugede. Personil
qosidah yang terdiri dari kaum hawa itu, tampak bersemangat dalam melantunkan shalawat
nabi sebagai mahabah serta ungkapan rasa sukur atas terselenggaranya peringatan
Maulid Nabi Muhammad SAW di KIC sebagai kebanggaan warga Kuningan itu. (HEM/BK)