Senin, 8/31/2026 10:15:00 AM WIB
HeadlineMuslim

Ribuan Anggota PC Muslimat NU Kabupaten Kuningan Padati KIC Hadiri Tambligh Akbar Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

 

KH Fikri Haikal Zainudin MZ menyampaikan tausiyah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan PC Muslimat NU Kabupaten Kuningan bertempat di KIC, Sabtu (29/8/2026)


KUNINGAN, (BK).-

Ribuan anggota PC Mulimat NU Kabupaten Kuningan berdatangan dari seluruh kecamatan hingga memadati kawasan Kuningan Islamic Centre (KIC) menghadiri tablig akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (29/8/2026).


Mereka (hadirin) berbondong-bondong datang dari berbagai pelosok desa untuk mendengarkan tausiyah yang disampaikan KH Fikri Haikal Zainudin MZ atau putra almarhum kiai sejuta umat, KH Zainudibn MZ. Kehadiran kiai kondang tersebut disambut Ketua PC Muslimat NU Kab. Kuningan, Dra.Hj Juju Juariah MPd, Ketua Panitia Pelaksana Hj Iyom Uung, serta unsur pengurus Muslimat lainnya. Selain itu, hadir juga Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setda Kuningan, Kiai Emup Muplihudin, tokoh masyarakat H Ajat Jatnika, pengurus DKM KIC Ustadaz Iwan, pengurus Badan Otonomi (Banom) Nadlatul Ulama serta undangan lainnya.

 

Ditengah-tengah ribuan masa yang memenuhi masjid dan halaman kawasan KIC, KH Fikri, menyampaikan pesan mendalam yakni; penyakit  iri hati dan bohong. Sebab jika kita berteman dengan yang mengidap penyakit  iri hati dan bohong, maka akan tertular bisa berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain. Oleh sebab itu, kita harus berhati-hati jika bergaul dengan orang yang memiliki kedua penyakit hati tersebut.


 


“Jika kita memiliki penyakit iri, misalnya, apabila tetangga punya kendaraan motor atau mobil, orang lain yang memiliki barang dia sendiri terkena panas dingin. Panyakit iri ini bisa  menimbulkan celaka terlebih di akhirat nanti. Orang terkena penyakit kadas, kudis dan korengan  tidak masuk nerana. Tapi penyakit hati akan dipertanyakan dan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak,” papar KH Fikri, disusul suara gemuruh hadirin.

 

Ditambahkannya, penyakit bohong dan banyak janji itu juga berbahaya sebab ucapan dan perbuatan tidak sesuai dengan kenyataan sehingga banyak orang kecewa dibuatnya, Misalnya, dijanjikan akan membuka jutaan lapangan kerja, namun masih banyak orang kesulitan hidup karena tidak punya pekerjaan. Maka sekali bohong akan terus bohong, berbeda dengan orang sidik (benar) antara ucapa dan perbuatan itu sama sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyaakat.

 

“Kenal dengan orang bohong itu boleh-boleh saja, tapi tetap harus kita hindari jangan sampai dijadikan teman. Selain itu, dalam hidup ini jangan terlalu mendengarkan komentar orang, sebab akan menghabiskan energi dan tidak ada artinya. Silah  orang mau bilang apa, tapi kita tetap berbuat baik terhadap sesama,” pinta KH Fikri.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, Ketua PC Muslimat NU, Hj Juju Juariah, melalui Ketua Panitia Penyelenggara, Hj Iyom Uung, mengemukakan, ia menyampaikan  apresiasi setinggi-tingginya terhadap Ustadz Fikri beserta rombongan yang menyempatkan diri untuk hadir atas undangan keluarga besar Muslimat Kabupaten Kuningan untuk menyampaikan tausiyah.




“Alhamdulillah, PC  Muslimat NU pada hari ini  Sabtu tanggal 15 robiul awwal tahun 1448 H bertepatan pada 29 Agustus 2026 M menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Untuk itu, kami selaku panitia menghaturkan rasa syukur ke hadirot Allah SWT atas kehadiran Almukarom KH Fikri Haikal Zaenudin MZ untuk menyampaikan tausiyah. Semoga Allah SWT mencatan amal baik dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” papar Hj Iyom

 

Selain itu, keluarga besar PC Muslimat NU menghaturkan terima kasih pada tamu undangan serta seluruh muslimat yang hadir dari 32 Kecamatan se-Kab. Kuningan. Tak lupa ucapkan terima kasih kepada para pihak yang mendukung atas terselenggarnya kegiatan tersebut. Atas kerja sama yang baik, kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan PC Muslimat NU dapat berjalan dengan lancar.

 

Grup Qosidah Nurun Nissa

Dalam suasana yang penuh kebersamaan itu, hadirin sempat terhibur lewat tampilan seni bernuansi Islami lewat tampilan Grup Qosidah Nurun Nissa asal Dewa Windujenten Kecamatan Kadugede. Personil qosidah yang terdiri dari kaum hawa itu, tampak bersemangat dalam melantunkan shalawat nabi sebagai mahabah serta ungkapan rasa sukur atas terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di KIC sebagai kebanggaan warga Kuningan itu. (HEM/BK)