KUNINGAN, (BK).-
Selama kurang lebih tiga hari, murid SMA
Negeri 1 Kadugede Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan pemilihan calon ketua
umum OSIS berjalan secara transparan dan demokrasi berlangsung di halaman
sekolah setempat, Selasa (13/10/2026).
Proses pemilihan ketua umum dan ketua
satu OSIS SMAN 1 periode 2026-2027 itu diikuti oleh empat pasang calon atau
meliputi sebanyak delapan orang. Mereka (para calon) terdiri dari Kelas X dan Kelas XI yang akan dipilih oleh seluruh
murid SMA Negeri 1 Kadugede berjumlah 1331 orang. Dihari pertama diawali dengan
kampanye serta pemaparan visi misi dan
program kerja calon ketua umum dan ketua I OSIS. Hari berikutnya, antara
pasangan calon melakukan debat program yang disaksikan oleh seluruh murid.
Memaski hari ketiga, panitia pemilihan menjadualkan kegiatan pencoblosan untuk memilih calon ketua yang
dilakukan secara demokratis.
Dalam kesempatan tersebut, hadir Kepala
SMA Negeri 1 Kadugede, Rhida Jaya Bhuana SPd, MPd, Wakil Kepala Sekolah
(Wakasek) Humas, Maman SPd, Ustadz Aan Sag, para Wakasek, dewan guru serta
tenaga kependidikan lainnya.
“Kegiatan hari ini bukan sekadar melakukan
debat untuk menentukan siapa yang akan menjadi Ketua Umum OSIS. Lebih dari itu,
merupakan bagian dari proses pendidikan demokrasi, pembentukan karakter, dan
pembelajaran kepemimpinan bagi seluruh peserta didik SMAN 1 Kadugede. Sekolah
bukan hanya tempat untuk belajar ilmu pengetahuan, juga tempat untuk belajar
mengambil keputusan, menghargai perbedaan, menyampaikan pendapat dengan santun,
menerima kritik, serta bertanggung jawab atas pilihan yang kita ambil,”
demikian pesan Kepala SMAN 1 Kadugede, Rhida Jaya Bhuana SPd, MPd.
Oleh karena itu, ia berharap, kegiatan
debat ini dapat menjadi ruang bagi para calon pemimpin untuk menunjukkan
kualitas dirinya, bukan hanya melalui kemampuan berbicara, tetapi juga melalui
kedalaman gagasan, keluasan wawasan, kematangan berpikir, dan komitmen untuk
mengabdi. Seorang pemimpin bukanlah orang
paling banyak berbicara, melainkan orang yang mampu memberikan teladan, mendengarkan
aspirasi, mengambil keputusan dengan bijaksana, dan bekerja nyata untuk
kepentingan bersama.
“Kepada seluruh calon Ketua Umum OSIS,
saya berpesan agar mengikuti debat ini dengan penuh percaya diri, jujur,
santun, dan bertanggung jawab. Sampaikanlah gagasan yang realistis, program
yang bermanfaat, serta langkah-langkah nyata yang dapat dilakukan untuk membawa
OSIS SMAN 1 Kadugede menjadi organisasi yang semakin aktif, kreatif, inovatif,
dan berprestasi,” pinta Rhida.
Ditambahkan dia, jangan hanya menawarkan
janji, tetapi tunjukkan pemahaman terhadap kebutuhan peserta didik dan
kemampuan untuk mewujudkan perubahan. Ingatlah bahwa kepemimpinan bukan tentang
jabatan, popularitas, atau kebanggaan pribadi, melainkan tentang pengabdian dan
kesediaan untuk bekerja bersama. Kepada seluruh peserta didik yang mengikuti
dan menyaksikan debat ini, agar menjadi
pemilih yang cerdas. Pilihlah calon berdasarkan kualitas gagasan, integritas,
keteladanan, tanggung jawab, serta kemampuannya membangun kolaborasi.
Disamping itu, jangan memilih hanya
karena kedekatan pertemanan, popularitas, atau ajakan kelompok. Gunakan hak
pilih dengan penuh kesadaran karena pilihan kalian turut menentukan arah
organisasi siswa ke depan. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai wujud nyata
budaya SMANSAKA BAHAGIA: Bahagia Bersama, Sukses Semua. Sebab kepemimpinan OSIS
yang kita harapkan adalah kepemimpinan yang mampu memperkuat kebersamaan,
membangun harmoni, menumbuhkan kreativitas, mengembangkan prestasi, serta
menghadirkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, bersih, sehat, dan
menyenangkan.
Sebagaimana kita ketahui bersama, sejalan
dengan nilai-nilai Panca Waluya, diharapkan calon pemimpin OSIS mampu menjadi
pribadi yang cageur, bageur, bener, pinter, dan singer. Sehat jasmani dan
rohani, berakhlak baik, menjunjung kebenaran, cerdas dalam berpikir, serta
terampil dan cekatan dalam bertindak. Inilah karakter pemimpin muda yang kita
butuhkan: pemimpin yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kuat
dalam karakter, santun dalam berkomunikasi, peduli terhadap sesama, dan
memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
“Saya berharap OSIS ke depan menjadi
mitra strategis sekolah dalam mengembangkan budaya literasi, numerasi,
kewirausahaan, kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, serta berbagai
kegiatan yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang sesuai
dengan potensi dan minatnya. Jadikan OSIS sebagai wadah berkarya, bukan sekadar
pelengkap kegiatan sekolah. Jadikan program kerja sebagai aksi nyata, bukan
hanya tulisan di atas kertas. Dan jadikan kepemimpinan sebagai kesempatan untuk
memberi manfaat, bukan untuk merasa lebih tinggi daripada yang lain.
Siapapun yang terpilih nanti menjadi Ketua Umum OSIS, laksanakanlah amanah
dengan penuh tanggung jawab. Rangkul seluruh peserta didik, termasuk mereka
yang memiliki pilihan berbeda. Bangunlah kepengurusan yang solid, terbuka
terhadap kritik, dan mampu bekerja sama dengan seluruh warga sekolah. Bagi
calon yang belum terpilih, jangan berkecil hati. Keberanian untuk maju,
menyusun gagasan, dan menyampaikan pendapat di hadapan orang banyak merupakan
pengalaman berharga. Kalian tetap memiliki kesempatan untuk berkontribusi dan
menjadi bagian dari perubahan positif di SMAN 1 Kadugede.
“Tidak semua pemimpin harus menjadi
ketua, tetapi setiap peserta didik dapat menjadi penggerak kebaikan di
lingkungannya. Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada
seluruh panitia, pembina OSIS, para calon Ketua Umum OSIS, serta semua pihak
yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Laksanakan debat dengan
tertib, penuh semangat, menjunjung sportivitas, dan menghormati setiap
perbedaan pendapat. Semoga dari proses ini lahir pemimpin muda yang
berintegritas, visioner, dan mampu membawa OSIS SMAN 1 Kadugede semakin maju,”
pungkas Rhida. (HEM/BK)




