![]() |
| Seorang prajurit Kodim 0615/Kuningan saat melakukan latihan menembak senjata ringan Semester II di Lapangan Tembak Desa Sukamukti, Kecamatan Jalaksana, Senin (15/9/2025). |
KUNINGAN,(BK) –
Kodim 0615/Kuningan kembali menggelar latihan menembak senjata ringan Semester II Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Lapangan Tembak Desa Sukamukti, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Senin (15/9/2025).
Latihan ini dipimpin langsung Komandan Latihan (Danlat) Kapten Arm Hambali. Turut hadir Pasi Ops Kodim 0615/Kuningan Lettu Kav Sutardi, Koordinator materi menembak senapan Lettu Inf Saniyo, Koordinator materi menembak pistol Lettu Arh Fatkhu Azis, serta asistensi teknis dari Denpal Cirebon, Sertu Suryo Widodo.
Sejumlah pejabat, pelatih, anggota Provost, tim Poskes Kodim 0615/Kuningan, serta peserta latihan juga mengikuti kegiatan tersebut.
Kapten Arm Hambali menuturkan, latihan menembak ini digelar untuk meningkatkan serta memelihara kemampuan dasar prajurit dalam bidang menembak. Menurutnya, profesionalitas TNI AD tidak lepas dari keterampilan dasar yang harus terus diasah.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan dan memelihara kemampuan dasar menembak prajurit Kodim 0615/Kuningan agar semakin profesional dalam melaksanakan tugas pokok TNI AD,” ujar Hambali.
“Untuk materi menembak senapan SS1, prajurit dilatih dengan tiga sikap, yaitu tiarap, duduk, dan berdiri. Masing-masing sikap menggunakan 10 butir peluru sebagai penilaian,” imbuhnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tetap mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan. (Apip/BK)
Kapten Arm Hambali menuturkan, latihan menembak ini digelar untuk meningkatkan serta memelihara kemampuan dasar prajurit dalam bidang menembak. Menurutnya, profesionalitas TNI AD tidak lepas dari keterampilan dasar yang harus terus diasah.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan dan memelihara kemampuan dasar menembak prajurit Kodim 0615/Kuningan agar semakin profesional dalam melaksanakan tugas pokok TNI AD,” ujar Hambali.
Ia menambahkan, perlengkapan yang digunakan dalam latihan meliputi senjata SS1 V1 Pindad dan Pistol P1 Pindad, dengan munisi senapan kaliber 5,56 mm serta munisi pistol kaliber 9 mm.
“Untuk materi menembak senapan SS1, prajurit dilatih dengan tiga sikap, yaitu tiarap, duduk, dan berdiri. Masing-masing sikap menggunakan 10 butir peluru sebagai penilaian,” imbuhnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tetap mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan. (Apip/BK)








