KUNINGAN, (BK) –
Akhir pekan di Kabupaten Kuningan, Minggu (14/9/2025), berlangsung semarak. Ribuan pesepeda tumpah ruah di jalanan mengikuti Fun Bike Tour de Linggarjati (TdL) ke-8 Tahun 2025. Ajang ini tidak hanya menjadi ruang olahraga, tetapi juga pesta kebersamaan sekaligus promosi keindahan alam Kuningan.
Sejak pagi, peserta dari berbagai daerah, termasuk dari luar Pulau Jawa, sudah memadati titik kumpul. Kostum warna-warni, atribut unik, dan wajah ceria terlihat saat Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., melepas ribuan pesepeda bersama jajaran pejabat daerah.
“Fun Bike ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga soal mempererat persaudaraan dan memperkenalkan Kuningan kepada masyarakat luas,” ujar Bupati Dian saat memberi sambutan pelepasan peserta.
Salah seorang peserta, Andi (35) asal Cirebon, mengaku Fun Bike menjadi pengalaman berharga.
“Selain berolahraga, saya bisa bertemu banyak teman baru dan tentunya mempererat persaudaraan,” katanya sambil tersenyum.
Hal senada diungkapkan Nia (30), peserta asal Jakarta yang baru pertama kali datang ke Kuningan. Ia menyebut pesona Kuningan membuatnya jatuh hati pada pandangan pertama.
“Saya sangat terkesan dengan alamnya yang masih asri. Acara ini memberikan kesempatan untuk bertemu dengan banyak orang baru dan merasakan semangat kebersamaan,” ungkapnya.
Kesan positif juga datang dari Dedi (40), pesepeda asal Bandung. Menurutnya, Kuningan bukan hanya menyuguhkan panorama alam yang indah, tetapi juga masyarakat yang ramah.
“Ini adalah momen yang sangat baik untuk berkumpul, berolahraga, dan tentunya menikmati keindahan alam Kuningan. Saya sudah lama mendengar tentang Kuningan, dan sekarang bisa langsung merasakannya,” ujarnya.
Panitia pun menuai apresiasi dari peserta atas penyelenggaraan acara yang dinilai rapi dan penuh kehangatan. Fun Bike Tour de Linggarjati ke-8 menjadi ruang pertemuan berbagai kalangan, mulai dari komunitas sepeda, keluarga, hingga wisatawan.
Dengan lanskap hijau perbukitan, udara pegunungan yang sejuk, serta semangat kebersamaan yang kuat, Tour de Linggarjati membuktikan diri bukan sekadar ajang olahraga. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi perayaan persahabatan, gaya hidup sehat, dan promosi wisata Kuningan di mata nusantara. (Apip/BK)
Sejak pagi, peserta dari berbagai daerah, termasuk dari luar Pulau Jawa, sudah memadati titik kumpul. Kostum warna-warni, atribut unik, dan wajah ceria terlihat saat Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., melepas ribuan pesepeda bersama jajaran pejabat daerah.
“Fun Bike ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga soal mempererat persaudaraan dan memperkenalkan Kuningan kepada masyarakat luas,” ujar Bupati Dian saat memberi sambutan pelepasan peserta.
Salah seorang peserta, Andi (35) asal Cirebon, mengaku Fun Bike menjadi pengalaman berharga.
“Selain berolahraga, saya bisa bertemu banyak teman baru dan tentunya mempererat persaudaraan,” katanya sambil tersenyum.
Hal senada diungkapkan Nia (30), peserta asal Jakarta yang baru pertama kali datang ke Kuningan. Ia menyebut pesona Kuningan membuatnya jatuh hati pada pandangan pertama.
“Saya sangat terkesan dengan alamnya yang masih asri. Acara ini memberikan kesempatan untuk bertemu dengan banyak orang baru dan merasakan semangat kebersamaan,” ungkapnya.
Kesan positif juga datang dari Dedi (40), pesepeda asal Bandung. Menurutnya, Kuningan bukan hanya menyuguhkan panorama alam yang indah, tetapi juga masyarakat yang ramah.
“Ini adalah momen yang sangat baik untuk berkumpul, berolahraga, dan tentunya menikmati keindahan alam Kuningan. Saya sudah lama mendengar tentang Kuningan, dan sekarang bisa langsung merasakannya,” ujarnya.
Panitia pun menuai apresiasi dari peserta atas penyelenggaraan acara yang dinilai rapi dan penuh kehangatan. Fun Bike Tour de Linggarjati ke-8 menjadi ruang pertemuan berbagai kalangan, mulai dari komunitas sepeda, keluarga, hingga wisatawan.
Dengan lanskap hijau perbukitan, udara pegunungan yang sejuk, serta semangat kebersamaan yang kuat, Tour de Linggarjati membuktikan diri bukan sekadar ajang olahraga. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi perayaan persahabatan, gaya hidup sehat, dan promosi wisata Kuningan di mata nusantara. (Apip/BK)





