Post ADS 1
REDAKSI
Minggu, 12/21/2025 04:40:00 PM WIB
HeadlinepemerintahanPendidikan

Festival Saung Rahayat Jadi Etalase UMKM Kuningan, Perkuat Kolaborasi Kampus dan Pemda


Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar bersama pimpinan Universitas Prasetiya Mulya melakukan penandatanganan kerja sama pada pembukaan Festival Saung Rahayat di Pandapa Paramartha, Kompleks Stadion Mashud Wisnusaputra, Kuningan, Minggu (21/12/2025).



KUNINGAN, (BK). –

Festival Saung Rahayat kembali digelar sebagai ruang kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM dalam mendorong penguatan ekonomi rakyat di Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari camilan, kopi, kue, hingga permainan tradisional.

Festival Saung Rahayat resmi dibuka oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., di Pandapa Paramartha, Kompleks Stadion Mashud Wisnusaputra, Minggu (21/12/2025). Kegiatan tersebut merupakan puncak program Community Development (Comdev) Universitas Prasetiya Mulya dengan mengusung tema “Baraya: Bareng Rahayat Aya Raharja”.

Turut hadir Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn., unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, camat, kepala desa, serta sivitas akademika Universitas Prasetiya Mulya.

Ketua Panitia Saung Rahayat, Quinn Santoso, mengatakan festival ini merupakan hasil pendampingan mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya selama tiga bulan terhadap 87 mitra, yang terdiri dari pelaku UMKM, BUMDes, desa wisata, industri kopi, hingga Kampus UMKM di Kabupaten Kuningan.

“Saung Rahayat kami hadirkan bukan sekadar festival, tetapi ruang kolaborasi, pembelajaran, dan kebanggaan bersama atas potensi Kuningan,” ujar Quinn.



Iamenegaskan, tema Baraya menjadi simbol kebersamaan lintas sektor. “Kesejahteraan hanya bisa dicapai melalui kebersamaan pemerintah, kampus, mahasiswa, dan masyarakat,” imbuhnya.

Rektor Universitas Prasetiya Mulya Nur Hasan Wirajuda menyampaikan, program Community Development merupakan program unggulan kampus yang telah berjalan puluhan tahun dan menjadi bagian dari kurikulum pembelajaran mahasiswa.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki empati dan pemahaman terhadap realitas kehidupan masyarakat desa,” kata Nur Hasan.

Menurutnya, Kabupaten Kuningan memiliki kekayaan potensi UMKM yang luar biasa. “Indonesia bukan hanya kota besar. Indonesia adalah desa-desa dengan kearifan lokal, dan Kuningan adalah salah satu contoh kekuatan itu,” tuturnya.



Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengapresiasi keterlibatan ratusan mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya yang terjun langsung mendampingi masyarakat dan pelaku UMKM.

“Pendampingan seperti ini membuka akses, meningkatkan kapasitas, sekaligus mengubah pola pikir pelaku UMKM agar lebih adaptif dan berdaya saing,” ujar Dian.

Bupati yang akrab disapa Bapa Urang itu menekankan bahwa pembangunan tidak semata-mata soal perputaran ekonomi.

“Pembangunan sejati bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga keadilan dan pemberdayaan. Perubahan besar berawal dari langkah kecil dan kerja bersama. Tidak ada Superman, yang ada Superteam,” tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, swasta, masyarakat, dan media menjadi kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan di Kuningan.

“Kami berharap kerja sama dengan Universitas Prasetiya Mulya terus berlanjut agar UMKM Kuningan semakin naik kelas,” ucapnya.

Festival Saung Rahayat dimeriahkan dengan gelar karya UMKM, pertunjukan seni budaya, kompetisi kopi, serta berbagai lomba potensi unggulan daerah. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mendorong kesejahteraan rakyat melalui penguatan ekonomi berbasis komunitas. (Apip/BK)