Post ADS 1
Jumat, 12/26/2025 05:55:00 PM WIB
BirokrasiHeadline

Kick Off Meeting Perencanaan Pembangunan Tahun 2027 Kabupaten Kuningan Akan Lebih Maju Dan Berkembang

 

Bappeda Kick Off Meeting perencanaan  tahun 2027 berlangsungdi Aula Lantai Atas Setda Kuningan Komplek KIC Jl Ir Soekarno, Rabu (24/12/2025)


KUNINGAN, (BK).-

Memulai agenda penting ini kita dapat melaksanakan Kick Off          Meeting Perencanaan pembangunan tahun 2027 Kabupaten Kuningan akan lebih maju dan berkembang dan penuh optimisme, berlangsung di Aula Setda Kuningan Komplek KIC Jl Ir Soekarno, Rabu (24/12/2025).

 

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah awal dalam agenda penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Kuningan tahun 2027,” kata Kepela Bapedda Kab. Kuningan, Purwadi Hasan Darsono, S.Hut, MSc.

 

Dalam acara tersebut hadir, Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Hj Tuti Andriani SH, MKn, dan Sekretaris daerah (Sekda) U Kusmana. Selain itu, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, para Kabag, Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan, Dalev dan Litbang,  Budi Nugraha Abadi, camat se-kabupaten serta undangan lainnya.

 

Sesuai pentahapan pembangunan jangka menengah daerah Kick Off Meeting ini mengusung tema “SDM  Unggul Untuk Masa Depan Yang Kompetitif”, untuk menegaskan komitmen dalam membangun sumber daya manusia yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di tengah dinamika perubahan.

 

“Kegeitan ini bertujuan, untuk menyamakan persepsi dan arah kebijakan pembangunan    antar seluruh perangkat daerah di Kabupaten Kuningan. Selain itu, mengidentifikasi dan menganalisis isu-isu strategis yang akan menjadi dasar          perumusan         prioritas pembangunan 2027; serta mendorong inovasi pembangunan agar kebijakan tidak hanya bersifat administratif,       tetapi          mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sejalan dengan visi pembangunan kuningan melesat  (maju,  empowering,  lestari,  agamis, dan tangguh),” ujar Purwadi.



Ditambahkannya, pelaksanaan Kick Off Meeting ini didesain sebagai ruang kolaborasi sekaligus ruang refleksi. Melalui forum ini diharapkan muncul berbagai gagasan dan masukan konstruktif untuk memperkuat kualitas perencanaan tahun 2027. Melalui momentum kegiatan ini, seluruh perangkat daerah diharapkan dapat melakukan review capaian pembangunan tahun-tahun sebelumnya, mengidentifikasi persoalan aktual, serta menyiapkan langkah strategis berbasis data dan analisis yang komprehensif.

 

“Hal ini menjadi penting agar dokumen RKPD 2027 tidak hanya memenuhi kewajiban regulasi, tetapi sungguh-sungguh menjadi dokumen yang menggerakkan perubahan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kab Kuningan,” ujarnya.

 

Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan, Dalev dan Litbang, Budi Nugraha Abadi, mengemukakan, pelaksanaan kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur pemerintah daerah Kab Kuningan, serta menghadirkan narasumber yang akan memberikan perspektif penting tentang arah pembangunan daerah, baik kebijakan pembangunan kabupaten Kuningan maupun kebijakan pembangunan Provinsi Jabar yang akan dilaksanakan pada tahun 2027 mendatang.

 

“Melalui Kick Off Meeting ini, proses penyusunan RKPD 2027 dapat berjalan lebih terarah, partisipatif,  dan  berorientasi  masa  depan. Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang  telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” ujar Budi.




Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, mengemukakan, berbagai indikator pembangunan Kabupaten Kuningan  tahun 2025 menunjukkan kemajuan yang sangat menggembirakan. Misalnya,  pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023 ekonomi kita tumbuh sebesar 5,25 persen, meningkat menjadi 5,61 persen pada tahun 2024, dan melonjak luar biasa hingga mencapai 10,41  persen  pada  kuartal  II  tahun 2025. Capaian ini menjadikan kuningan sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di jawa barat pada kuartal 2 tahun 2025. Lonjakan ini menunjukkan bahwa mesin ekonomi kuningan bergerak semakin kuat, mulai dari UMKM, investasi, sektor pertanian, perdagangan, hingga industri kreatif. ini  adalah  sinyal  bahwa  kerja  kita memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

 

Kedua, capaian penurunan kemiskinan juga sangat patut kita syukuri. dalam tiga tahun terakhir, angka kemiskinan berhasil kita turunkan secara konsisten. Dari 12,12 persen pada tahun 2023, menjadi 11,88 persen di tahun 2024, dan turun signifikan menjadi 10,74 persen pada tahun 2025. penurunan lebih dari satu persen dalam dua tahun ini menunjukkan bahwa program perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta perluasan kesempatan kerja benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Ini bukan hanya penurunan angka semata, tetapi penurunan beban hidup masyarakat. semakin banyak keluarga yang  keluar  dari  garis  kemiskinan, semakin banyak harapan baru yang tumbuh di rumah-rumah warga Kuningan.

 

Ditambahkan bupati, tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan yang sangat menggembirakan. pada tahun 2023, tpt berada di angka 9,49 persen, kemudian turun tajam menjadi 7,78 persen di 2024, dan kembali membaik menjadi 7,59 persen di tahun 2025. ini menandakan bahwa peluang kerja semakin terbuka, usaha ekonomi semakin hidup, dan masyarakat semakin produktif. ini adalah buah dari berbagai program penciptaan lapangan kerja yang kita dorong bersama.

keempat, indeks pembangunan manusia kita terus meningkat. dari 70,99 pada tahun 2023, naik menjadi 71,56 di 2024, hingga mencapai 72,31 di tahun 2025.

 

“Capaian ini menunjukkan bahwa kuningan masuk kategori tinggi dalam ukuran kualitas hidup dan pembangunan manusia. Kenaikan ini juga menunjukkan bahwa upaya kita melalui sinergi pembangunan telah menyentuh jantung  persoalan,  pendidikan membaik, kesehatan meningkat, dan kesejahteraan masyarakat naik. Hal ini pertanda bahwa pembangunan kita tidak hanya memajukan ekonomi, tetapi juga memajukan manusianya,” pungkas H Dian. (HEM/BK)