KUNINGAN, (BK).-
Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kuningan tak pernah
terhenti untuk melaksanakan kegiatan, kali
ini menggelar program bersih-bersih masjid (BBM) dan shalat subuh berjamaah
(SSB) upaya mewujudkan masjid menjadi makmur dan lingkungannya tetap bersih.
Menurut jadwal yang telah ditetapkan, pekan BBM berlangsung
tanggal 11-16 Januari 2026. Sedangkan progaram SSB yang dilakukan secara
serempak di seluruh Masjid Jami Desa/Kelurahan se-Kabupaten Kuningan dimulai tanggal
17-18 Januari 2025. Tahapan program DMI tersebut bekerjasama dengan Pemkab KUningan, Kemenag,
GOW dan BKPRMI. Program BBM dan SSB yang cukup menariak perhatain banyak itu,
tidak luput atas suport Ketua GOW, Ketua Dewan Pakar Ekonomi DMI, Ketua BKPRMI, Ketua BKMM-DMI dan seluruh
pengurus beserta angota DMI se-Kab. Kuningan. Termasuk support semangat dari
Hj. Rini Sujianti, SE., MM yang selalu konsisten dalam mendukung kegiatan
program DMI disamping peran serta masyarakat sekitar.
Dalam hal ini, Bunda Hj Rini menyarankan tindak lanjut
program kebersihan untuk masjid percontohan terbaik tiap kecamatan, agar
diperjelas standar operating procedure (SOP) nya, agar tidak sebatas
formalitas. Seperti manajeman personilnya, sarana yang digunakan, serta tekhnik
pelaksanaannya, termasuk area lingkungan masjid yang menjadi focus garapannya.
Termasuk pengembangan masjid hijau (Green Mosque) agar berlangsung di
lingkungan masjid. Di samping menghiasi suasana asri, adem, juga sebagai
program yang menebar manfaat tanam-tanaman apotek hidup.
“Kami berharap agar pengurus masjid mengembangkan program
peduli social, baik untuk jamaah masjid, maupun lingkungan sekitar, termasuk
pihak-pihak lain yang perlu dibantu,” pinta Hj Rini.
Berkaitan dengan hal tersebut, Ketua DMI Kuningan, Dr H Ugin
Lugina MSi, juga sebagai penanggung jawab kegiatan, Minggu (18/1/2026), menyampaikan desain dua paket kegiatan BBM
(Bersih-Bersih Masjid) dan SSB (Shalat Shubuh Berjamaah) upaya memakmurkan
masjid yang ada di Kab. Kuningan. Kegiatan tersebut merupakan momentum semangat
keterpaduan masyarakat yang guyub peduli kebersihan masjid yang suci, sehat,
indah dan nyaman, untuk khusyu ibadah dan kesegaran aktifitas sosial. Satu
pekan BBM telah berlangsung, dengan tindak lanjutnya yakni SSB (Shalat Shubuh
Berjamaah) yang support pelaksanaannya dua hari, yakni Sabtu-Ahad 17-18 Januari
2026. Terkait dengan SSB, adalah mengawal keterpanggilan shalat shubuh yang
muatan eneginya luar biasa.
“Sebagaimana sabda Rasulullah SAW.…dan barangsiapa
melaksanakan shalat subuh berjamaah, maka seolah-olah ia telah melaksanakan
shalat semalaman penuh. (HR. Muslim),” ungkap H Ugin.
Dia menambahkan, melalui gerakan shalat shubuh berjamaah
yang dikawal system kebersamaan, Insya Allah, akan berjumpa dengan suasana
segar, guyub, gembira dan menyenangkan. Mudah-mudahan bila Shalat Shubuhnya sebagai ciri kuatnya
iman sudah terpanggil dan terbiasa dengan terasa ringan, maka shalat fardlu
lainnya pun akan terasa ringan dan menyenangkan.
Untuk itu, semoga Gerakan BBM dan SSB ini mengusik insfirasi
dan inovasi positif, baik dalam perkembangan kekompakan ibadah, pemakmuran
masjid, maupun aneka kreasi aktifitas sosial (muamalah) yang membangun semangat
saling menebar manfaat untuk umat dan bangsa.
Namun sebelumnya, rengrengan panitia pelaksaana sempat
mempersiapkan rencana secara matang melalui rapat dengan berbagai penjelasan
tekhnik dari SC dan OC; Heri Kosasih, M.Pd.I, (Ketua BKPRMI), Ano Sutarno, M.Pd.
(sekretaris DMI), Sopyan, M.Pd.I (Wakil Ketua DMI), Mohamad Sholeh, S.Pd. dan
Dodi Iskandar, S,Pd. (Ketua dan Sekretaris Panitia). Hal yang dibahas adalah
tentang support pengelolaan masjid yang bersih dan makmur, apresiasi masjid
terbaik tingkat kecamatan dipimpin langsung oleh camat. Temasuk menuntukan
jadwal kunjungan dan program tim monitoring, berikutnya melakukan penilaian pada 5 masjid
terbaik dari 32 masjid terbaik tingkat kecamatan yang dipimpin oleh Lilis
Lismasya, M.Pd. dengan personalianya dari unsur DMI, BKPRMI, GOW dan BKMM-DMI /
Majelis Taklim. (HEM/BK)



