Post ADS 1
Senin, 1/19/2026 08:36:00 AM WIB
HeadlineMuslim

DMI Gelar Program BBM Dan SSB Mewujudkan Masjid Makmur Dan Lingkungan Bersih

 


Sejumlah warga Desa Langseb Kecamatan Lebakwangi secara serempak menggelar program BMM dan SSB yang digulirkan DMI Kabupaten Kuningan berakhir Minggu (18/1/2026).  


KUNINGAN, (BK).-

Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kuningan tak pernah terhenti  untuk melaksanakan kegiatan, kali ini menggelar program bersih-bersih masjid (BBM) dan shalat subuh berjamaah (SSB) upaya mewujudkan masjid menjadi makmur dan lingkungannya tetap bersih.

 

Menurut jadwal yang telah ditetapkan, pekan BBM berlangsung tanggal 11-16 Januari 2026. Sedangkan progaram SSB yang dilakukan secara serempak di seluruh Masjid Jami Desa/Kelurahan se-Kabupaten Kuningan dimulai tanggal 17-18 Januari 2025. Tahapan program DMI tersebut  bekerjasama dengan Pemkab KUningan, Kemenag, GOW dan BKPRMI. Program BBM dan SSB yang cukup menariak perhatain banyak itu, tidak luput atas suport Ketua GOW, Ketua Dewan Pakar Ekonomi DMI,  Ketua BKPRMI, Ketua BKMM-DMI dan seluruh pengurus beserta angota DMI se-Kab. Kuningan. Termasuk support semangat dari Hj. Rini Sujianti, SE., MM yang selalu konsisten dalam mendukung kegiatan program DMI disamping peran serta masyarakat sekitar.  

 

Dalam hal ini, Bunda Hj Rini menyarankan tindak lanjut program kebersihan untuk masjid percontohan terbaik tiap kecamatan, agar diperjelas standar operating procedure (SOP) nya, agar tidak sebatas formalitas. Seperti manajeman personilnya, sarana yang digunakan, serta tekhnik pelaksanaannya, termasuk area lingkungan masjid yang menjadi focus garapannya. Termasuk pengembangan masjid hijau (Green Mosque) agar berlangsung di lingkungan masjid. Di samping menghiasi suasana asri, adem, juga sebagai program yang menebar manfaat tanam-tanaman apotek hidup.


 


“Kami berharap agar pengurus masjid mengembangkan program peduli social, baik untuk jamaah masjid, maupun lingkungan sekitar, termasuk pihak-pihak lain yang perlu dibantu,” pinta Hj Rini.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, Ketua DMI Kuningan, Dr H Ugin Lugina MSi, juga sebagai penanggung jawab kegiatan, Minggu (18/1/2026),  menyampaikan desain dua paket kegiatan BBM (Bersih-Bersih Masjid) dan SSB (Shalat Shubuh Berjamaah) upaya memakmurkan masjid yang ada di Kab. Kuningan.  Kegiatan tersebut merupakan momentum semangat keterpaduan masyarakat yang guyub peduli kebersihan masjid yang suci, sehat, indah dan nyaman, untuk khusyu ibadah dan kesegaran aktifitas sosial. Satu pekan BBM telah berlangsung, dengan tindak lanjutnya yakni SSB (Shalat Shubuh Berjamaah) yang support pelaksanaannya dua hari, yakni Sabtu-Ahad 17-18 Januari 2026. Terkait dengan SSB, adalah mengawal keterpanggilan shalat shubuh yang muatan eneginya luar biasa.

 

“Sebagaimana sabda Rasulullah SAW.…dan barangsiapa melaksanakan shalat subuh berjamaah, maka seolah-olah ia telah melaksanakan shalat semalaman penuh. (HR. Muslim),” ungkap H Ugin.



Dia menambahkan, melalui gerakan shalat shubuh berjamaah yang dikawal system kebersamaan, Insya Allah, akan berjumpa dengan suasana segar, guyub, gembira dan menyenangkan. Mudah-mudahan  bila Shalat Shubuhnya sebagai ciri kuatnya iman sudah terpanggil dan terbiasa dengan terasa ringan, maka shalat fardlu lainnya pun akan terasa ringan dan menyenangkan.

 

Untuk itu, semoga Gerakan BBM dan SSB ini mengusik insfirasi dan inovasi positif, baik dalam perkembangan kekompakan ibadah, pemakmuran masjid, maupun aneka kreasi aktifitas sosial (muamalah) yang membangun semangat saling menebar manfaat untuk umat dan bangsa.

 

Namun sebelumnya, rengrengan panitia pelaksaana sempat mempersiapkan rencana secara matang melalui rapat dengan berbagai penjelasan tekhnik dari SC dan OC; Heri Kosasih, M.Pd.I, (Ketua BKPRMI), Ano Sutarno, M.Pd. (sekretaris DMI), Sopyan, M.Pd.I (Wakil Ketua DMI), Mohamad Sholeh, S.Pd. dan Dodi Iskandar, S,Pd. (Ketua dan Sekretaris Panitia). Hal yang dibahas adalah tentang support pengelolaan masjid yang bersih dan makmur, apresiasi masjid terbaik tingkat kecamatan dipimpin langsung oleh camat. Temasuk menuntukan jadwal kunjungan dan program tim monitoring,  berikutnya melakukan penilaian pada 5 masjid terbaik dari 32 masjid terbaik tingkat kecamatan yang dipimpin oleh Lilis Lismasya, M.Pd. dengan personalianya dari unsur DMI, BKPRMI, GOW dan BKMM-DMI / Majelis Taklim. (HEM/BK)