KUNINGAN, (BK).-
Sejumlah petualang yang tergabung dalam Komunitas Motor
Petualang Ciayumajakuning (Kompack) start Kuningan hingga finish di kawasan wisata
Bukit Lambosir Desa Setianegara Kecamatan Cilimus memiliki kesan tersendiri dan
cukup menyenangkan, Sabtu (17/1/2026)/
Sebagaimana disampaikan peserta asal Cirebon, Irfan,
mengemukakan, perjalanan menuju Bukit Lambosir menjadikan sebuah pengalaman yang
sangat mengesankan. Kondisi alam yang berpariasi, terdiri dari pudunan,
tanjakan dan berkelok disertai udara sejuk membuat suasana penuh kegembiraan. Setiap
langkah beserta para petualang lainnya, kita belajar mencintai alam dengan cara
yang sederhana namun bermakna. Bukan hanya menambah wawasan tentang alam dan
lingkungan, perjalanan ini juga menjadi sarana olahraga yang menyehatkan tubuh
dan menenangkan pikiran.
“Namun dibalik itu, yang paling berkesan, adalah kebersamaan
terasa begitu kuat. Bukan sekadar berjalan bersama, tetapi hadirnya rasa
kekeluargaan di antara keluarga besar Kompack, saling menjaga, saling
menyemangati, dan menikmati perjalanan dengan penuh kehangatan. Lambosir bukan
hanya tujuan, namun ruang untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa
syukur, dan menyatukan langkah dalam
kebersamaan,” ungkap Irfan.
Sementara pendapat Ibu Roby salah seorang Guru SMA Negeri 1
Kuningan, mengatakan, hiking menuju Lambosir memberikan kesan yang sangat
mendalam. Alamnya masih asri, jalur yang dilalui cukup menantang namun tetap bersahabat, sehingga
sangat cocok bagi para pecinta petualangan dan pecinta alam. Bukit Lambosir ini
menjadi destinasi wisata yang tepat untuk semua kalangan, baik muda maupun tua.
Perjalanan ini tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menenangkan pikiran
dan menghadirkan rasa syukur atas keindahan alam yang luar biasa.
“Bagi saya, Lambosir bukan sekadar tempat hiking, melainkan
ruang belajar dari alam, tentang kebersamaan, ketenangan, dan kecintaan
terhadap lingkungan,” tuturnya.
Ketua Kompack Kabupaten Kuningan, Jono, ia tak
hentti-hentinya mengucapkan Syukur Alhamdulillah atas yang Allah Swt
berikan sehingga kegiatan touring, hiking dan botram dalam keadaan aman, lancar
dan tertib. Oleh sebab itu, sebagai penyelenggara, Jono, menghaturkan terima
kasih atas dukungan dan kebersamaan sehingga para petualang menuju Bukit
Lambosir dalam kaadaan selamat semuanya. Dari mulai perencanaan, pelaksnaan
hingga akhir kegiatan diberikan berbagai kelancaran.
“Untuk itu, kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas
perhatian, dukungan, serta kehadiran bapak/ibu dan seluruh peserta pecinta alam.
Kebersamaan ini menjadi nilai yang sangat berharga dalam perjalanan kita. Dalam
hal ini, kami mohon maaf apabila dalam
pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan atau hal-hal yang kurang
berkenan dihati para peserta,” ungkap Jono.
Adapun rencana kegiatan ke depan, Insya Allah, pada tanggal
7 Februari 2026 kita akan kembali melangkah bersama untuk jelajah Jembatan Gas
Pool dan dua destinasi wisata lainnya di
Kabupaten Ciamis. Semoga tali silaturahmi dan kebersamaan ini senantiasa tetap terjaga
dan selalu kompak. Rencana kegiatan Satu Jalur Mapay Lembur, touring healing pantai
menuju Jembatan Sodongkopo- Nusawiru-Batu Karas, Pangandaran dijadwalkan April/ Mei 2026. (HEM/BK)



