Post ADS 1
REDAKSI
Senin, 3/02/2026 02:18:00 PM WIB
HeadlinepemerintahanPeristiwa

Gotong Royong Perbaiki Jalan Amblas, Babinsa dan Warga Gunungkarung Tutup Sementara Akses Penghubung Luragung–Ciawigebang


Babinsa bersama warga memperbaiki jalan amblas di Desa Gunungkarung, Senin (2/3/2026). Jalur penghubung Luragung–Ciawigebang ditutup sementara saat perbaikan.




LURAGUNG, (BK).–

Ruas jalan penghubung Desa Gunungkarung, Kecamatan Luragung dengan Desa Geresik, Kecamatan Ciawigebang, sempat ditutup sementara setelah mengalami amblas cukup parah. Kerusakan tersebut diperbaiki melalui gotong royong yang digelar pada Senin (2/3/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Dusun Manis RT 16 RW 05, Desa Gunungkarung.

Perbaikan dilakukan oleh Koptu Anjar Mardianto selaku Babinsa Gunungkarung Koramil 1507/Luragung bersama 15 warga setempat. Mereka bahu-membahu menutup dan memperkuat badan jalan yang ambles akibat hujan berintensitas tinggi serta sering dilalui kendaraan bermuatan berat.

Koptu Anjar menjelaskan, jalan yang rusak memiliki lebar sekitar 4 meter dengan kedalaman amblas mencapai 1 meter. Menurutnya, kondisi tersebut cukup membahayakan pengguna jalan apabila tidak segera ditangani.

“Kerusakan ini terjadi karena curah hujan tinggi ditambah kendaraan berat yang sering melintas. Kalau tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan semakin melebar dan membahayakan warga,” katanya saat ditemui di lokasi kegiatan.



Ia menuturkan, demi keamanan selama proses perbaikan, akses jalan untuk sementara ditutup. Penutupan dilakukan agar pekerjaan berjalan lancar sekaligus mencegah risiko kecelakaan.

Menurutnya, keterlibatan warga menjadi kunci utama dalam penanganan cepat kerusakan infrastruktur di wilayah desa. Ia mengapresiasi kekompakan masyarakat yang tanpa diminta langsung turun tangan membantu perbaikan.

Koptu Anjar juga menegaskan bahwa sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat harus terus dipertahankan. Ia berharap setelah diperbaiki, jalan tersebut dapat dimanfaatkan kembali secara normal dan dirawat bersama agar lebih tahan lama.

“Gotong royong seperti ini menjadi kekuatan kita di desa. Semoga jalan ini bisa kembali digunakan dengan aman dan tidak cepat rusak lagi,” tandasnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib dan aman. Perbaikan darurat tersebut diharapkan mampu memperlancar kembali mobilitas warga yang sehari-hari mengandalkan jalur tersebut sebagai akses utama antar kecamatan.(Apip/BK)