Post ADS 1
REDAKSI
Senin, 3/02/2026 09:50:00 AM WIB
HeadlineHukum.

Lapas Kuningan Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Agun Gunandjar Tekankan Implementasi Nilai Kebangsaan bagi Warga Binaan


Warga binaan Lapas Kelas IIA Kuningan mengikuti Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama Agun Gunandjar Sudrajat di Aula Lapas, Minggu (01/03), guna memperkuat wawasan kebangsaan.




KUNINGAN, (BK). –

Lapas Kelas IIA Kuningan menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama Wakil Ketua Badan Sosialisasi Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Agun Gunandjar Sudrajat, Minggu (01/03) pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Lapas Kelas IIA Kuningan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Kusnali, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan Sukarno Ali, jajaran pejabat struktural, staf, CPNS, serta sekitar 150 warga binaan.

Dalam sambutannya, Kusnali mengajak warga binaan memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pidana. Ia menegaskan pembinaan kepribadian harus berjalan selaras dengan nilai kebangsaan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Bulan Ramadan adalah momentum tepat untuk meningkatkan kualitas diri dan memperbanyak amal kebaikan. Jadikan masa pembinaan ini sebagai proses memperkuat karakter dan wawasan kebangsaan,” kata Kusnali.




Senada dengan itu, Tuti Andriani memberikan motivasi agar warga binaan tidak kehilangan semangat dalam menata masa depan. Ia menilai masa pembinaan harus dimaknai sebagai titik balik kehidupan.

“Jangan pernah menyerah pada keadaan. Perbaiki diri, tumbuhkan rasa cinta tanah air, dan siapkan diri untuk kembali menjadi pribadi yang bermanfaat,” tuturnya.

Pada sesi utama, Agun Gunandjar Sudrajat memaparkan materi 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika.

 Ia menjelaskan bahwa keempat pilar tersebut bukan sekadar konsep, melainkan pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk selama menjalani pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

“Empat pilar ini adalah fondasi kehidupan bernegara. Siapa pun, di mana pun berada, tetap memiliki kewajiban menjaga dan mengamalkannya,” tegas Agun.

Ia juga meminta adanya sinergi yang lebih kuat antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dan pihak lapas. Menurutnya, kolaborasi berkelanjutan akan memperkuat pembinaan kepribadian dan kemandirian warga binaan sehingga lebih siap saat menjalani proses reintegrasi sosial.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan Sukarno Ali menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebut sosialisasi 4 Pilar menjadi bagian strategis dalam memperkuat nasionalisme warga binaan.

“Kami siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, agar pembinaan berjalan optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar serta mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui sosialisasi ini, warga binaan diharapkan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai kebangsaan sebagai bekal membangun kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti. (Apip/BK)