![]() |
| Dicky Mahardika, SE., M.Si., Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan. |
KUNINGAN,(BK).-
Dicky Mahardika, SE., M.Si. merupakan aparatur sipil negara dengan pangkat Penata Tingkat I (III/d) yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan. Lahir di Kuningan, 29 Juni 1986, ia dikenal sebagai figur birokrat yang menaruh perhatian besar pada pembangunan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 02 Pasawahan, kemudian melanjutkan ke MTs Husnul Khotimah dan SMA Negeri 2 Cirebon. Ia meraih gelar Sarjana Bisnis Manajemen dari Universitas Widyatama Bandung, sebelum menyelesaikan pendidikan Magister Ilmu Pemerintahan di Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon.
Latar belakang akademik tersebut membentuk fondasi manajerial sekaligus perspektif tata kelola pemerintahan yang kuat dalam menjalankan tugasnya di sektor publik.
![]() |
Rekam jejak tersebut memperkaya kompetensinya dalam perencanaan pembangunan, pengelolaan kinerja, dan pengendalian kebijakan.
Dalam pandangannya, pendidikan anak usia dini merupakan fase emas yang menentukan arah perkembangan individu di masa depan. Karena itu, pembentukan karakter harus dilakukan secara terencana, sabar, dan berkesinambungan.
Ia menekankan bahwa peningkatan mutu PAUD tidak hanya bertumpu pada peserta didik, tetapi juga pada penguatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan, ketersediaan sarana prasarana, serta kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Pengalaman menempuh pendidikan di lingkungan pondok pesantren turut membentuk karakter kemandirian dan kedisiplinannya. Nilai tersebut menjadi bagian dari etos kerja yang ia terapkan dalam birokrasi maupun aktivitas sosial.
Di luar tugas kedinasan, Dicky aktif dalam berbagai organisasi, di antaranya sebagai Ketua Harian Kickboxing Indonesia Kabupaten Kuningan, Sekretaris Jenderal Siliwangi Fighting Camp Kodim 0615 Kuningan, serta Bendahara II CP GP Ansor Kabupaten Kuningan.
Keterlibatannya mencerminkan komitmen terhadap pembinaan generasi muda melalui jalur olahraga dan organisasi kemasyarakatan.
Dalam kehidupan keluarga, ia didampingi oleh istrinya, Ditarani Esafia, A.Md.Kep., dan dikaruniai tiga orang anak: Dhia Rifani Azhaar, Jeehan Azarine, serta Cintami Paradina.
Bagi Dicky, proses belajar tidak mengenal batas ruang dan waktu. Ia mendorong generasi muda untuk terus mengembangkan diri, berani menghadapi tantangan baru, serta menjadikan pengalaman sebagai sarana pembentukan kompetensi dan karakter.
Dalam kehidupan keluarga, ia didampingi oleh istrinya, Ditarani Esafia, A.Md.Kep., dan dikaruniai tiga orang anak: Dhia Rifani Azhaar, Jeehan Azarine, serta Cintami Paradina.
Bagi Dicky, proses belajar tidak mengenal batas ruang dan waktu. Ia mendorong generasi muda untuk terus mengembangkan diri, berani menghadapi tantangan baru, serta menjadikan pengalaman sebagai sarana pembentukan kompetensi dan karakter.
Dengan pendekatan tersebut, ia berharap pembangunan pendidikan di Kabupaten Kuningan dapat berjalan secara berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.(Apip/BK)






