KUNINGAN, (BK).-
Sebanyak
455 calon jemaah haji kloter 8 asal Kabupaten Kuningan dilepas Bupati H Dian
Rachmat Yanuar dan disaksikan Kepala Kantor Kementerian Haji, H Ahmad Fauzi, berlangsung
di Komplek KIC Jl Ir Soekarno, Minggu 26 April 2026.
Prosesi
pelepasan jemaah pada musim haji 1447
Hijriyah ini membuat suasana haru manakala
jemaah berpamitan. Tangis keluarga pecah di pelataran masjid, pelukan hangat
mengiringi langkah para tamu Allah menuju kendaraan yang telah disiapkan.
Doa-doa dipanjatkan, mengiringi harapan agar seluruh jemaah diberikan
kesehatan, kelancaran, dan kembali ke tanah air dengan selamat serta menyandang
predikat haji mabrur.
Ketua
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Kuningan, Emup Muplihudin,
menyebutkan total jemaah terdiri dari 439 calon haji, 4 petugas kloter, dan 2
Petugas Haji Daerah (PHD). Ratusan jemaah tersebut berasal dari berbagai
Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta jemaah mandiri.
“Kami
ucapkan selamat jalan untuk menunaikan ibadah Rukun Islam yang ke-lima sehingga
dalam melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekah Al-Mukarmah maupun Madinah
Al-Munawaroh diberikan kelancaran serta mendapat berbagai kemudahan,” ungkap Emup.
Berkaitan
dengan hal tersebut, Bupati H Dian, mengemukakan, ibadah haji bukan sekadar
perjalanan fisik, melainkan perjalanan
ruhani yang menuntut keikhlasan, kesabaran, rasa syukur dan ketundukan kepada
Allah SWT. Selain itu, pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan
rangkaian ibadah haji serta menjaga kekompakan antar jemaah. Ia juga meminta
petugas memberikan pelayanan dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Layani para
tamu Allah ini dengan sepenuh hati.
“Untuk
itu, menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan Kabupaten Kuningan. Berangkatlah
dengan niat yang bersih, laksanakan dengan jiwa yang tulus, dan pulanglah
membawa keberkahan untuk Kuningan Melesat,” ujarnya.
Sementara,
salah seorang calon haji, Anis (78 tahun)
asal Kelurahan Cijoho yang kesehariannya berjualan bolu kukus dan odading yang
biasa mengisi dagangannya ke Pasar Baru itu mengaku, sangat bersyukur akhirnya
dapat menunaikan rukun Islam kelima setelah menunggu bertahun-tahun.
“Alhamdulillah,
ini panggilan Allah. Mohon doa agar kami semua diberi kelancaran dan kesehatan
selama di tanah duci Mekah,” ujar Anis, disertai tetesan air mata.
Acara
pemberangkatan yang dipusatkan di Kuningan Islamic Centre (KIC) itu dengan
pengawalan aparat gabungan serta dukungan tim kesehatan. Jemaah dijadwalkan
masuk ke Asrama Haji Indramayu pada Minggu sore sebelum bertolak memunju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB)
Kertajati, Majalengka, pada Senin (27/4/2026). Seluruh proses pemberangkatan
melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari TNI-Polri, Satpol PP, Dinkes,
BAZNAS, PPIH, hingga perangkat daerah lainnya, guna memastikan perjalanan
jemaah berlangsung aman, lancar, dan nyaman. (HEM/BK)




