Post ADS 1
Post ADS 1
REDAKSI
Sabtu, 4/25/2026 12:49:00 PM WIB
HeadlinePendidikan

Guru Madrasah Bersatu, PGMNI Kuningan Lima Resmi Dilantik dan Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan


Pelantikan Pengurus Cabang PGMNI Kuningan Lima di Ballroom Setda Kuningan, Sabtu (25/4/2026), dihadiri ratusan guru madrasah dari berbagai wilayah sebagai upaya memperkuat organisasi profesi dan meningkatkan kualitas pendidikan.



KUNINGAN, (BK).–

Momentum penting terjadi di dunia pendidikan madrasah di Kabupaten Kuningan. Sekitar 200 guru madrasah dari berbagai wilayah menghadiri pelantikan Pengurus Cabang (PC) Persatuan Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Kuningan Lima yang dirangkaikan dengan workshop peningkatan kualitas pendidikan, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Setda Kuningan ini menjadi ajang konsolidasi para guru madrasah dari wilayah Kuningan Lima, seperti Subang dan Cilebak, dalam satu wadah organisasi profesi.

Ketua PGMNI Kabupaten Kuningan, Heri Purnama, mengatakan, pelantikan ini menjadi tonggak awal bersatunya para guru madrasah dalam organisasi yang profesional dan berkualitas.

“Hari ini kita punya momen di mana guru-guru madrasah di Kabupaten Kuningan bisa bersatu dalam satu wadah organisasi profesi yang kita anggap sehat, kuat, dan qualified, yakni PGMNI Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kehadiran PGMNI di Kabupaten Kuningan membawa visi besar, yakni meningkatkan kesejahteraan guru serta kualitas profesi demi mencetak generasi unggul. Menurutnya, para guru yang tergabung memiliki komitmen yang sama dalam mendorong kemajuan pendidikan madrasah.

Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan workshop yang membahas penguatan sinergi antara guru dan kepala madrasah. Heri menuturkan, sinergi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan lembaga pendidikan yang bermartabat dan mampu bersaing secara global.

“Kita ingin menghasilkan output anak didik yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak, mandiri, dan memiliki kualitas yang bisa bersaing di tingkat dunia,” tambahnya.




Acara ini turut dihadiri Bupati Kuningan, perwakilan Kantor Kementerian Agama, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan. Kehadiran para pemangku kebijakan ini dinilai penting sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan madrasah.

Dalam kesempatan tersebut, Heri juga menyampaikan harapan kepada pemerintah daerah agar memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan guru madrasah. Ia menegaskan, peran guru madrasah sangat strategis dalam pembangunan daerah, terutama dalam membentuk karakter generasi muda.

“Sudah saatnya pemerintah daerah memberikan asistensi dan apresiasi kepada guru madrasah, baik secara finansial maupun dalam bentuk kebijakan yang mendukung kesejahteraan mereka,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa PGMNI saat ini telah terbentuk di 32 provinsi di Indonesia, sehingga kehadirannya di Kabupaten Kuningan diharapkan mampu menjadi wadah aspirasi yang kuat bagi para guru madrasah.

Heri pun menekankan pentingnya peran madrasah sebagai benteng moral di tengah tantangan global. Ia menyebut, madrasah memiliki fungsi strategis dalam membentuk nilai spiritual dan karakter peserta didik.

“Madrasah adalah benteng terakhir dalam menjaga akhlak dan moral anak-anak. Di sinilah nilai spiritual, akidah, dan karakter dibentuk. Karena itu, peran madrasah harus diperkuat dan didukung penuh oleh pemerintah,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terbangun, PGMNI Kuningan diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah sekaligus memperjuangkan kesejahteraan para guru di daerah. (Apip/BK)