Minggu, 6/07/2026 08:08:00 PM WIB
BirokrasiHeadline

PLt Kadis Porapar Kuningan Membuat Gebragan Baru Hidupkan Malam Minggu Lewat Tampilan Seni Budaya Tradisi Maupun Moderen

 


Berbagai tampilan seni budaya yang diselenggarakan Dinas Pemuda Olahraga Dan Pariwisata (Disaporapar) Kabupaten Kuningan cukup menghibur warga, Sabtu (6/6/2026).


KUNINGAN, (BK).-

Baru beberapa hari ditugaskan  di tempat yang baru, PLt Kepala Dinas Pemuda Olahraga Dan Pariwisata (Disaporapar) Kabupaten Kuningan  membuat gebragan baru  dengan cara menghidupkan malam Minggu  lewat tampilan seni budata tradisi maupun moderen, Sabtu (6/6/2026).

 

Tampak semarak suasana malam itu di Sekretariat Bersama Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Pokdarwis Kuningan di kawasan Pertokoan Siliwangi tampak berbeda dari biasanya. Jika sebelumnya lokasi tersebut lebih sering diwarnai beragam hiburan musik, kali ini masyarakat disuguhi beragam pertunjukan seni budaya tradisi dalam kegiatan Helaran Seni dan Film.

 

Kegiatan yang melibatkan Disporapar Kabupaten Kuningan, Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Komite Ekraf Kuningan, dan Sanggar DNR ini menjadi ruang kolaborasi berbagai komunitas seni, budaya, dan ekonomi kreatif untuk menampilkan karya terbaik mereka kepada masyarakat.


 



Beragam pertunjukan hadir memeriahkan acara, mulai dari wayang golek, seni angklung, tari tradisional, pemutaran film karya sineas Kuningan, penampilan Komunitas Bahar Cangklong, pameran seni lukis, hingga sajian gamelan dari Kasepuhan Kesultanan Cirebon. Kehadiran berbagai bentuk ekspresi seni tersebut memberikan pengalaman budaya yang kaya bagi para pengunjung.

 

Sejumlah komunitas dan pelaku kreatif yang terlibat di antaranya Sanggar DNR, Dalang Anjas, Sanggar Tari Diwangkara, Forum Film Kuningan, Yayasan Mega Citra Kreasi, Roemah Film Affandi, Bonti Cinema, dan MKK Management. Kolaborasi lintas komunitas ini menunjukkan semakin kuatnya ekosistem seni dan ekonomi kreatif di Kabupaten Kuningan.

 

Dalam kesempatan tersebut,  Plt Kepala Dinas Porapar, Aries Susandi ST, M.Si didampingi Kepala Bidang (Kabid)  Ekonomi Kretaif dan Industri Pariwisata, Dading Fajarudin S.Si, M.A.P, mengemuakakan,  antusiasme masyarakat terlihat sepanjang acara berlangsung. Pengunjung menikmati setiap penampilan yang disajikan, sementara karya-karya seni lukis yang dipamerkan di area kegiatan turut menambah semarak suasana dan memperkuat aktivitas ekonomi kreatif di ruang publik tersebut.

 

Salah satu penampilan yang paling menarik perhatian adalah hadirnya tokoh Si Cepot yang dibawakan oleh Kang Anjas, dalang kebanggaan Kabupaten Kuningan. Dengan gaya khasnya yang komunikatif dan penuh humor, Si Cepot memandu jalannya acara sekaligus menghidupkan suasana melalui sesi "ngawangkong" bersama Kepala Disporapar Kabupaten Kuningan, Kabid Ekraf Disporapar serta  Camat Kuningan.

 


“Alhadulillah, dalam acara dialog yang dibalut canda, dan kearifan lokal Sunda itu menghadirkan suasana hangat dan akrab antara pemerintah, pelaku seni, dan masyarakat. Tidaklah hean jika gelak tawa penonton sulit dibendung selama pertunjukkan berlangsung,” tutur Aries.

 

Tidak ketinggalan, alunan gamelan dan kawih Sunda yang dibawakan oleh berbagai komunitas seni menghadirkan nuansa budaya Sunda yang kental. Perpaduan seni pertunjukan, film, musik tradisional, dan seni rupa menjadikan kegiatan ini sebagai bukti bahwa ruang publik dapat menjadi pusat aktivitas budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif.

 

“Diharapkan, melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas seni, pelaku ekonomi kreatif, dan lembaga pelestarian budaya, Helaran Seni dan Film menjadi agenda berkelanjutan yang mampu memperkuat identitas budaya Kuningan, sekaligus membuka ruang apresiasi yang lebih luas bagi karya-karya kreatif daerah,” pungkas Aries. (HEM/BK)