Selasa, 6/09/2026 07:35:00 PM WIB
BirokrasiHeadline

Program Disabilitas Aplikasi JAGAIN Mudahkan Pengawasan Terhadap Pengurus Daerah (Pengda) NPCI

 



National Paralymic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Kuningan menymbut baik program disabilitas aplikasi Jaga Inklusi  .

 


KUNINGAN, (BK).- 

Dalam rangka mendukung Prorgam Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI) dalam pengembanga disabilitas di seluruh Indonesia, April lalu sempat diluncurkan program disabilitas aplikasi Jaga Inklusi (JAGAIN). Program tersebut dirancang upaya memudahkan monitoring dan pengawasan terhadap Pengurus Daerah (Pengda) National Paralymic Committee Indonesia (NPCI).

 

Ketua NPCI Kabupaten Kuningan, Gugum Wibawa Gumbira S.Sos, MPd, Selasa (9/6/2026), mengamukakan, utuk menindaklanjuti program tersebut National Paralimpik Committee Indonesia  Kabupaten Kuningan beserta beberapa orang pengurus mengadakan audiensi ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kuningan  yang diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kab. Kuningan, Yustina Angelin Kalangit, S.H., M.H.  didampingi Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri (Kejari)  Brian Kukuh Mediarto, S.H., M.H.


 

Gugum Wibawa Gumbira S.Sos, MSi Ketua NPCI Kabupaten Kuningan



Dalam kesempatan tersebut, Kajari Kuningan, Yustina,  menegaskan pentingnya penyediaan data yang terintegrasi dan dapat diakses bersama oleh seluruh pengurus provinsi, pengurus pusat NPCI Indonesia, serta Kejaksaan Agung RI guna mendukung transparansi dan efektivitas pembinaan olahraga disabilitas, karena dengan adanya basis data, NPCI punya legal standing yang kuat dalam melakukan pembinaan yang seragam. 

 

“Keberadaan aplikasi JAGAIN cukup memudahkan para pelaku olahraga disabilitas dalam menyampaikan berbagai permasalahan maupun program kerja yang ada di daerah masing-masing. Hal ini merupakan dasar dari program Jaga Inklusi atau Jaksa Jaga Disabilitas. Dengan adanya basis data ini para jaksa di kejaksaan negeri itu bisa memantau. Misalnya penyandang disabilitas yang masih ada diskriminasi atau kurang setara. Nah, nantinya bisa dilakukan intervensi, meminta pemerintah daerah untuk memberikan perhatian kepada atlet disabilitas,” paparnya. 


 


Program Jaksa Jaga Inklusi mendapatkan apresiasi dari Ketua NPCI Kabupaten Kuningan dimana program JAGAIN ini bisa menjadi solusi dalam pengembangan olahraga disabilitas. Adanya program JAGAIN diharapkan dapat membantu penyampaian aspirasi daerah sehingga pengembangan olahraga disabilitas semakin masif dan terstruktur.

 

“Semoga pertemuan Kejaksaan Negeri dengan NPCI Kuningan ini menjadi langkah awal untuk menuju Kuningan semakin Melesat,” pungkasnya. (HEM/BK)