Senin, 6/29/2026 06:57:00 AM WIB
Giat MasyarakatHeadline

Wabup Tuti Dan Camat Devi Hadiri Tradisi 10 Tahun Santunan Anak Yatim Di Blok Dukuhkawung Desa Kaduagung

 

Kegiatan santunan ke-10 tahun bagi anak yatim digelar warga Blok Dukuhkawung Dewa Kaduagung Kecamatan Sindanagung Kabupaten Kuningan, Minggu (28/6/2026)  



KUNINGAN, (BK).-

Wakil Bupati Hj Tuti Andriani didampingi Camat Devi Ardeni menyempatkan diri untuk menghadiri tradisi 10 tahun satunan anak yatim bertempat di Blok Dukuhkawung Desa Kaduagung Kecamatan Sindangagung, Minggu (28/6/2026).

 

Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar pemuda-pemudi Blok Dukuhkawung Desa Kaduagung itu, rutin dilaksanakan selama kurang lebih 10 tahun. Kali ini sebanyak 25 anak yatim menerima santunan, juga masyarakat  mendapatkan layanan administrasi kependudukan serta pemeriksaan kesehatan gratis yang didukung oleh Puskesmas Kecamatan Sindangagung.

 

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan itu, selain dihadiri Wabup Hj Tuti dan Camat Devi, juga unsur Forkopimcam, tokoh agama dan  tokoh masyarakat. Termasuk warga yang memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian sholawat bersama dan santunan anak yatim itu.

 

Dalam  kesempatan tersebut, Wabup Tuti, mengemukakan, bahwa peringatan Tahun Baru Islam 1448 H bukan sekadar pergantian kalender Hijriah, melainkan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

 

“Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya pada seluruh panitia, pemuda-pemudi Dukuhkawung, para donatur, dan masyarakat yang telah menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut selama satu dekade. Konsistensi masyarakat dalam menyelenggarakan santunan anak yatim dan syiar keagamaan menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong serta kepedulian sosial yang hidup di tengah masyarakat,” tutur Hj Tuti.

 

Dalam hal ini, Tuti  mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 H sebagai semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, sekaligus memperkuat persatuan dan kerukunan dalam mendukung pembangunan daerah. Semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan seperti ini diharapkan akan menjadi modal sosial dalam mewujudkan Kuningan yang maju, sejahtera, agamis, dan berkelanjutan.

 

“Semoga kehangatan dan kebersamaan yang terbangun selama ini  menjadi cerminan kuatnya nilai religius serta budaya saling peduli yang terus terjaga di tengah masyarakat, khususnya bagi warga Blok Dukuhkawung, Desa Kaduagung,” pintanya. (HEM/BK)