Rabu, 7/01/2026 08:13:00 AM WIB
BirokrasiHeadline

Harganas Ke-33 Di Kuningan Dorong Peran Keluarga Bentuk Mental Genarasi Penerus Atas Keteladan Orang Tua

 

Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, didampingi Kepala DPPKBP3A, H  Apip Ropi'i Ners, S.Sos, S.KM, MMKes,   lepas balon pada peringatan Harganas ke-33 di halaman parkir timur Setda Kuningan Komplak KIC Jl Ir Soekarno, Senin (29/6/2026)




KUNINGAN, (BK).-

Peran keluarga tidak sebatas memenuhi kebutuhan fisik, akan tetapi  membentuk mental dan moral generasi penerus agar mampu menghadapi berbagai tantangan zaman atas keteladanan orang tua bagi putra-putrinya.

 

“Disinilah pentingnya peran orang tua dalam memberikan teladan yang baik bagi anak-anaknya. Sebab tidak ada bangsa yang kuat tanpa keluarga yang kuat. Dari keluargalah lahir generasi yang memiliki kecerdasan intelektual, spiritual, emosional, dan kecerdasan sosial,” ungkap Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat kabupaten berlangsung di halaman parkir timur Setda Kuningan, Jl Ir Seokarno, Komplek KIC, Senin (29/6/2026).

 

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, ASN, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memeriahkan peringatan tahunan tersebut. Ia menegaskan, bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun karakter bangsa. Selain itu, keluarga adalah lingkungan pertama dan utama bagi anak dalam memperoleh pendidikan, kasih sayang, nilai agama, serta pembentukan karakter yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa.

 

Kepala Dinas Kependudukan Pada kesempatan tersebut, H Apip Ropi’i Ners. S.Sos. SKM, MMKes, mengemukakan, sebagaimana sambutan  Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd. tersebut,  pentingnya memperkuat ketahanan keluarga di tengah tantangan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity). Termasuk menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, perubahan sosial yang dinamis, serta ancaman penyalahgunaan gawai pada anak.

 

“Keluarga harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur budaya dan agama. Ketahanan keluarga menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang tangguh, berdaya saing, dan memiliki integritas tinggi,” ujar H Apip.

 

Untui itu, Apip  mengajak seluruh orang tua untuk memperkuat komunikasi dalam keluarga, membatasi penggunaan gawai secara bijak, serta menghadirkan lingkungan rumah yang penuh kasih sayang sebagai benteng utama dalam membentuk generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan bahwa perhatian dan kedekatan emosional antara orang tua dan anak sangat penting dalam mencegah berbagai permasalahan sosial. Diharpakannya, momentum Harganas ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya peran keluarga dalam pembangunan bangsa. Dalam hal ini pemerintah daerah, akan terus berkomitmen mendukung berbagai program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas keluarga, termasuk melalui edukasi, pelayanan kesehatan, serta program pemberdayaan masyarakat.

 

Menurut keterangan, upacara Harganas ke-33 di Kabupaten Kuningan menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan tangguh sebagai pondasi pembangunan daerah maupun nasional. Dengan keluarga yang kuat, diharapkan cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 dapat tercapai secara optimal. (HEM/BK)