REDAKSI
Rabu, 7/01/2026 01:55:00 PM WIB
HeadlinePendidikan

Disdikbud Kuningan Ajak Siswa Isi Libur Sekolah dengan Kegiatan Positif dan Edukatif







Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Dr. Carlan, S.Pd., M.M.Pd. Dok. Disdikbud Kuningan





KUNINGAN ,(BK).–

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan mengajak seluruh peserta didik memanfaatkan masa libur sekolah dengan berbagai kegiatan yang positif, edukatif, dan bermanfaat sebagai bekal pembentukan karakter.

Imbauan tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, H. Pipin Mansur Aripin, S.Pd., M.Pd., mewakili Kepala Disdikbud Kabupaten Kuningan, Dr. Carlan, S.Pd., M.M.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/7/2026).

Dalam keterangannya, Pipin mengajak seluruh kepala sekolah, guru, pengawas, koordinator wilayah pendidikan, komite sekolah, orang tua, serta masyarakat untuk bersama-sama membimbing dan mengawasi peserta didik selama masa libur sekolah.

"Libur sekolah harus dimanfaatkan dengan kegiatan yang bermanfaat. Anak-anak tetap harus semangat belajar, salah satunya dengan membiasakan membaca. Membaca tidak hanya melalui buku, tetapi juga dari berbagai media yang memberikan manfaat sesuai dengan jenjang pendidikannya," ujarnya.



Ia menuturkan, khusus bagi anak usia PAUD hingga sekolah dasar, peran orang tua sangat penting dalam mengarahkan kegiatan anak selama berada di rumah. Mulai dari membacakan buku cerita, buku dongeng, maupun buku sejarah, hingga mengajarkan kebiasaan sederhana seperti merapikan tempat tidur, membantu menyapu, dan membersihkan rumah.

Menurutnya, kebiasaan baik harus ditanamkan sejak dini agar menjadi karakter yang melekat pada diri anak.Selain itu, Disdikbud juga mengimbau agar buku pelajaran yang sudah tidak digunakan tidak langsung dibuang. Buku tersebut dapat disimpan sebagai koleksi perpustakaan keluarga atau didonasikan kepada masyarakat yang membutuhkan sehingga dapat memberikan manfaat bagi peserta didik lainnya.


Pipin juga mengajak masyarakat untuk ikut mengedukasi anak-anak agar mengisi masa libur dengan kegiatan keagamaan dan sosial, seperti mengikuti pengajian di masjid maupun musala, belajar di pesantren, salat Subuh berjamaah, serta mendukung Gerakan Magrib Mengaji yang telah dicanangkan Pemerintah Kabupaten Kuningan.

"Bagi masyarakat, kami mohon bantu mengawasi dan mengedukasi anak-anak. Libur sekolah bukan berarti bebas tanpa arah, tetapi menjadi kesempatan untuk melakukan hal-hal yang positif, baik dalam bidang pendidikan, keagamaan, maupun kepedulian sosial," katanya.

Sementara itu, kepada seluruh kepala sekolah dan guru, Disdikbud meminta agar masa jeda pembelajaran dimanfaatkan untuk mempersiapkan Tahun Ajaran 2026/2027.

Persiapan tersebut meliputi perbaikan ringan sarana dan prasarana sekolah, penataan ruang kelas, penyusunan jadwal pelajaran, pembagian tugas guru, hingga evaluasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan sekolah selama masa libur dengan menyusun jadwal piket agar aset pendidikan tetap terpelihara.

Di lingkungan internal Disdikbud, seluruh pegawai diminta tetap siaga melakukan pemantauan pelaksanaan SPMB, memberikan pendampingan kepada satuan pendidikan, serta terus meningkatkan kapasitas melalui berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan.

Pipin berharap sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat mewujudkan masa libur sekolah yang produktif sekaligus menjadi persiapan menyambut tahun ajaran baru.

"Insyaallah, dengan kebersamaan seluruh pihak, kita dapat mewujudkan visi Kabupaten Kuningan sekaligus menciptakan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menyongsong masa depan," pungkasnya.(Apip Syaripudin/BK)