KUNINGAN,(BK) -.
Pemerintah Desa Bungur Beres, Kecamatan Cilebak, Kabupaten Kuningan, menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan bagi kelompok tani bekerja sama dengan UPTD Pertanian Kecamatan Subang. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Bungur Beres pada Rabu (29/7/2026) itu bertujuan meningkatkan kapasitas petani sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam mendukung program pembangunan sektor pertanian.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Bungur Beres Dadang Kurniadi, penyuluh pertanian dari UPTD Pertanian Kecamatan Subang Halimah, S.Pt., perangkat desa, perwakilan lima kelompok tani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta sejumlah tokoh masyarakat.
Kepala Desa Bungur Beres, Dadang Kurniadi, mengatakan pembinaan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap triwulan dengan menghadirkan narasumber dari UPTD Pertanian Kecamatan Subang. Menurutnya, kegiatan itu hanya diperuntukkan bagi kelompok tani di Desa Bungur Beres yang telah terdaftar di UPTD Pertanian.
"Agenda ini dilaksanakan setiap triwulan dengan mengundang UPTD Pertanian dan diikuti lima kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan. Tujuannya agar ketika ada program pemerintah, seluruh kelompok tani dapat mengikuti prosedur yang berlaku secara tertib dan berkeadilan, termasuk dalam penyaluran bantuan benih padi, jagung, durian, maupun komoditas lainnya," ujar Dadang.
![]() |
Ia menambahkan, mayoritas masyarakat Desa Bungur Beres bergerak di sektor perkebunan. Saat ini, komoditas kopi menjadi salah satu tanaman yang paling banyak dikembangkan oleh masyarakat sehingga pembinaan dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai teknik budidaya tanaman yang baik, pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) secara ramah lingkungan, pemupukan berimbang, serta pentingnya administrasi dan pencatatan kelompok tani sebagai penunjang berbagai program pemerintah.
Sementara itu, Koordinator UPTD Pertanian Kecamatan Subang menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bungur Beres yang secara aktif menginisiasi kegiatan pembinaan bagi para petani. Ia menjelaskan, penyuluhan rutin diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan petani dalam mengelola usaha tani secara lebih efektif.
"Kami datang atas undangan Kepala Desa untuk memberikan pembinaan terkait pertanian. Kami ingin petani di Bungur Beres tidak hanya mampu menanam, tetapi juga memahami cara merawat tanaman serta mengantisipasi serangan hama. Dengan penyuluhan rutin seperti ini, kami berharap hasil panen meningkat dan biaya produksi dapat ditekan," katanya.
Ketua Kelompok Tani Mekar Mukti Makmur, Wili Rohendi, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap komunikasi antara pemerintah desa, UPTD Pertanian, dan kelompok tani semakin erat sehingga pelaksanaan maupun pengajuan program pertanian dapat berjalan lebih baik.
"Harapan kami, sinergi antara Pemerintah Desa Bungur Beres, UPTD Pertanian Kecamatan Subang, dan seluruh kelompok tani terus terjalin sehingga tidak terjadi miskomunikasi dalam menjalankan program yang telah ditetapkan maupun yang akan diusulkan ke depan," ungkapnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab. Para peserta tampak antusias menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan, mulai dari serangan hama, teknik budidaya, hingga keterbatasan akses informasi pertanian.
Dadang menegaskan Pemerintah Desa Bungur Beres akan terus mendukung program pembinaan bagi kelompok tani. Ia berharap kolaborasi antara penyuluh pertanian dan para petani dapat semakin kuat sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat desa.
Kegiatan pembinaan dan penyuluhan tersebut merupakan salah satu program Pemerintah Desa Bungur Beres dalam memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada seluruh kelompok tani di wilayahnya.(Yayan/BK)


