KUNINGAN, (BK). –
Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Cilebak dengan Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kondisi tersebut terpantau pada Senin (20/7/2026), ketika badan jalan yang menanjak, berkelok, dipenuhi lubang, serta memiliki turunan tajam menjadi ancaman bagi para pengendara, khususnya sepeda motor.
Jalan tersebut merupakan akses utama yang setiap hari dilalui masyarakat, mulai dari pelajar SD dan SMP, guru, hingga warga yang beraktivitas di kedua kecamatan. Selain menjadi penghubung Kecamatan Cilebak dan Kecamatan Ciwaru, ruas jalan ini juga merupakan jalur menuju wilayah perbatasan Kabupaten Ciamis dan Provinsi Jawa Tengah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kerusakan jalan telah beberapa kali menyebabkan kecelakaan. Sejumlah pengendara, terutama pelajar, dilaporkan terjatuh saat berusaha menghindari lubang atau kehilangan keseimbangan ketika melintasi badan jalan yang rusak. Kondisi tersebut semakin berbahaya saat hujan turun karena lubang tertutup genangan air sehingga sulit dikenali oleh pengendara.
Salah seorang warga Desa Cilebak, Irfan (43), mengatakan kerusakan jalan hanya terjadi di titik tersebut, sedangkan ruas jalan dari arah barat menuju Kecamatan Subang sudah dalam kondisi baik. Menurutnya, kecelakaan lalu lintas di lokasi itu kerap terjadi, terutama yang melibatkan anak-anak sekolah.
"Memang, Pak, jalan yang rusak itu hanya di sini saja, tapi untuk dari arah barat sampai Subang jalannya sudah bagus. Sering banget orang terjatuh dari motor, apalagi anak-anak sekolah," ujar Irfan.
Keluhan serupa disampaikan Nina (35), warga Desa Patala, yang saat itu melintas dari arah Subang sambil membonceng anaknya. Ia mengaku merasa khawatir setiap kali melewati ruas jalan tersebut karena kondisinya yang membahayakan.
"Susah banget, Pak, jalan seperti ini. Apalagi saya sebagai perempuan banyak rasa takut. Ini saja saya bawa anak rasanya was-was takut jatuh," ungkap Nina.
Sejumlah warga berharap Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama instansi terkait segera melakukan perbaikan terhadap ruas jalan tersebut. Mereka menilai penanganan perlu segera dilakukan agar tidak menimbulkan korban kecelakaan yang lebih banyak, mengingat jalan itu merupakan akses vital yang menghubungkan dua kecamatan dan menjadi jalur menuju wilayah perbatasan Kabupaten Ciamis serta Provinsi Jawa Tengah. (Yayan/BK)


