REDAKSI
Kamis, 7/02/2026 04:14:00 PM WIB
HeadlineWisata

Wisata Cibulan Berbenah Sambut Libur Sekolah, Kunjungan Meningkat, Pedagang Ikut Merasakan Dampaknya




Manajer Objek Wisata Cibulan, Iwan, saat ditemui media Bokor Kuningan di kawasan Objek Wisata Cibulan, Kamis (2/7/2026). (Foto. Apip/BK)




KUNINGAN ,(BK). –

Menyambut masa libur sekolah, pengelola Objek Wisata Cibulan, Kabupaten Kuningan, melakukan berbagai pembenahan guna meningkatkan kenyamanan wisatawan. Penataan kawasan, perawatan fasilitas, serta menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan menjadi fokus utama agar destinasi wisata tersebut tetap menjadi pilihan masyarakat.

Saat ditemui media Bokor Kuningan di kawasan Objek Wisata Cibulan, Kamis (2/7/2026), Manajer Wisata Cibulan, Iwan, mengatakan dirinya kembali dipercaya oleh pemerintah desa untuk tahun kedua mengelola objek wisata tersebut.

"Menjelang libur sekolah, kami fokus melakukan pembenahan, merawat, dan memperindah kawasan agar pengunjung merasa nyaman," ujar Iwan.

Menurutnya, Cibulan merupakan salah satu objek wisata tertua yang menjadi ikon pariwisata Kabupaten Kuningan. Karena itu, pengelola terus berupaya menjaga kelestarian dan keunikan destinasi tersebut, terutama keberadaan ikan dewa yang menjadi daya tarik utama wisatawan.

Iwan mengatakan, kunjungan wisatawan mulai meningkat selama masa libur sekolah. Pada hari biasa di musim liburan, jumlah pengunjung sedikitnya mencapai sekitar 300 orang dan diperkirakan akan bertambah saat akhir pekan.

Ia juga menyebut kunjungan komedian Ucok Baba beberapa waktu lalu memberikan dampak positif terhadap promosi Objek Wisata Cibulan. Menurutnya, unggahan di media sosial membuat lebih banyak masyarakat mengetahui keunikan ikan dewa yang menjadi ikon wisata tersebut.

"Alhamdulillah kedatangan Ucok Baba membawa berkah bagi Cibulan. Banyak masyarakat yang menjadi tahu keunikan ikan dewa dan penasaran untuk datang langsung ke sini," katanya.




Sementara itu, salah seorang wisatawan asal Cariu, Bogor, Siti Khodijah (44), mengaku datang bersama rombongan majelis taklim menggunakan satu bus. Mereka berangkat dari Bogor pukul 23.00 WIB dan tiba di Kuningan sekitar pukul 05.00 WIB untuk mengikuti wisata religi sekaligus menikmati suasana Objek Wisata Cibulan.

"Kami datang untuk ziarah bersama majelis taklim. Saya juga ingin mencoba terapi ikan karena menjadi daya tarik Cibulan. Tempatnya bagus, indah, dan asri," ungkapnya.

Meningkatnya kunjungan wisatawan selama masa libur sekolah turut dirasakan para pelaku usaha di kawasan Objek Wisata Cibulan. Salah satunya Muhammad Harun (40), pedagang tahu gejrot khas Cirebon yang telah berjualan di kawasan Objek Wisata Cibulan selama 25 tahun.

Menurut Harun, ramainya wisatawan memberikan dampak positif terhadap pendapatannya. Dalam sehari, omzet yang diperoleh dapat mencapai sekitar Rp300 ribu dengan harga jual tahu gejrot Rp10 ribu per porsi.

"Alhamdulillah kalau pengunjung ramai, kami pedagang juga ikut merasakan manfaatnya. Pendapatan bisa mencapai sekitar Rp300 ribu per hari. Satu porsi tahu gejrot saya jual Rp10 ribu," tuturnya.

Pengelola berharap berbagai pembenahan yang dilakukan dapat memberikan kenyamanan bagi wisatawan selama libur sekolah. Di sisi lain, meningkatnya jumlah kunjungan diharapkan terus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan Objek Wisata Cibulan. (Apip/BK)