![]() |
| Foto Bersama: Wabup Kuningan Hj. Tuti Andriani bersama unsur TNI-Polri dan jajaran perangkat desa berfoto di lokasi Jembatan Perintis Garuda, Desa Cikubangsari, Kramatmulya, Kamis (13/8/2026). |
KUNINGAN, (BK).-
Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Kodim 0615/Kuningan mengikuti kegiatan zoom meeting peluncuran program nasional 2.500 Titik Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih bertajuk "Negara Hadir untuk Rakyat", Kamis (13/8/2026). Kegiatan yang terpusat bersama Presiden RI H. Prabowo Subianto tersebut diikuti secara virtual dari Desa Cikubangsari, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, mulai pukul 10.00 WIB.
Turut hadir secara langsung di lokasi acara Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, Kepala Dinas PUTR Ir. I. Putu Bagiasna, Dandim 0615/Kng yang diwakili Danramil 1501/Kng Kapten Czi Arnan, serta Kapolres Kuningan yang diwakili Kapolsek Kramatmulya Iptu Wahyu. Selain itu, hadir pula Camat Kramatmulya Neneng, Kepala Desa Cikubangsari H. Yana, Kepala Desa Widarasari Farhan, jajaran perangkat desa, serta para tokoh masyarakat setempat.
Rangkaian acara diawali dengan pemaparan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, sebelum kemudian dilanjutkan dengan arahan dan amanat utama dari Presiden RI H. Prabowo Subianto.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi TNI dan Polri dalam merealisasikan program infrastruktur kerakyatan tersebut.
"Saya merasa bangga kepada seluruh anggota TNI dan POLRI atas semua program yang saat ini sudah dicapai dengan baik. Ini semua dilaksanakan demi kepentingan rakyat kita," tegas Presiden Prabowo.
![]() |
Presiden menambahkan bahwa keberadaan infrastruktur perintis seperti Jembatan Garuda secara langsung memangkas hambatan mobilitas warga yang selama ini terisolasi.
"Dulu anak-anak harus memutar berjam-jam, hasil tani susah dibawa ke pasar, dan akses ke puskesmas jadi terhambat. Dengan hadirnya jembatan ini, waktu tempuh dipotong, biaya logistik turun, dan roda ekonomi akan berputar lebih cepat," ujar Presiden.
Selain menekankan pentingnya konektivitas darat, Presiden Prabowo menyoroti vitalnya pemenuhan sarana air bersih sebagai hak dasar masyarakat yang tidak boleh diabaikan.
"Air adalah hak dasar. Tidak ada anak yang bisa belajar dengan baik kalau di rumah tidak ada air bersih, dan tidak ada ibu yang tenang kalau setiap hari harus jalan jauh hanya untuk menimba air," tambah Presiden.
Secara tidak langsung, Presiden menegaskan bahwa pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan penyediaan 3.000 titik air bersih merupakan strategi nasional untuk pemerataan pembangunan di daerah. Pemerintah berkomitmen agar tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal akibat keterbatasan akses prasarana dasar.
Presiden juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, pekerja lapangan, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan program ini. Kepala Negara berpesan agar seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat bersama demi kemanfaatan jangka panjang hingga generasi mendatang.
Seluruh rangkaian kegiatan peluncuran virtual di wilayah Kodim 0615/Kuningan tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.(Apip/BK)


