Jumat, 8/21/2026 08:14:00 AM WIB
HeadlinePendidikan

Ketua PESTI Kabupaten Kuningan Dadan Kusdiana Siap Menggali Potensi Melalui Jalur Satuan Pendidikan

 


Ketua PESTI Kabupaten Kuningan, Dadan Kusdiana, siap mengembangkan olahraga tersebut melalui sinergitas dengan berbagai kalangan upaya menggali potensi yang ada di Kuningan

 

KUNINGAN, (BK).-

Setelah dikukuhkan berlangsung di Gedung C Lantai 3 Universitas Muhammadiyah (UM) Kuningan, beberapa waktu lalu, Ketua Persatuan Soft Tenis Indonesia (PESTI) Kabupaten Kuningan, Dadan Kusdiana, menyatakan siap menggali potensi melalui jalur satuan pendidikan.

 

Selain itu, akan membangun sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari KONI, Dinas Pemuda dan Olahraga, sekolah-sekolah, perguruan tinggi, komunitas olahraga, dunia usaha, hingga para pemangku kepentingan lainnya. Temasuk dengan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan.


 



Pihaknya akan bekerja sama dengan satuan pendidikan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan melalui guru olahraga yang ada di masing-masing sekolah. Sebab Kuningan dinilai memiliki potensi upaya pengengambangan olahraga tersebut berawal dari para siswa yang memiliki bakal dan minat olahraga dimaksud. Apalagi PESTI Kuningan setelah dikukuhkan danjurkan untuk mengikuti Porprov mendatang sehingga memerlukan persiapan secara matang.

 

“Disamping harus menggali potensi yang ada, juga kami melakukan latihan bertempat di lapangan Universitas Muhammadiyah Kuningan dua kali dalam seminggu. Mudah-mudahan kontingen PESTI adal Kabupaten Kuningan mampu menunjukan prestasi pada Proprov mendatang, harap Ketua PESTI Kab. Kuningan, Dadan Kusdiana, Kamis (21/8/2026).

 

Sementaram Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, SH., M.Kn., mendorong Persatuan Soft Tenis Indonesia (PESTI) Kabupaten Kuningan untuk membangun pembinaan olahraga secara serius dan berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan PESTI bukan sekadar wadah organisasi, tetapi menjadi bagian penting dalam mencetak generasi muda yang sehat, disiplin, sportif, tangguh, sekaligus berprestasi.

 

Pesan tersebut disampaikan Amih Tuti sapaan akrab Wakil Bupati Kuningan saat menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Persatuan Soft Tenis Indonesia (PESTI) Kabupaten Kuningan, Sabtu (15/8/2026), bertempat di Gedung C Lantai 3 Universitas Muhammadiyah (UM) Kuningan.

 

“Kami ucapkan selamat dan sukses kepada seluruh jajaran pengurus PESTI Kabupaten Kuningan yang telah menerima amanah untuk mengembangkan olahraga soft tenis di Kabupaten Kuningan.  Bagi saya, pelantikan hari ini bukan sekadar pengukuhan kepengurusan. Ini adalah awal dari sebuah tanggung jawab dan komitmen bersama untuk menjadikan soft tenis sebagai salah satu cabang olahraga yang semakin berkembang, berprestasi, dan memiliki tempat di hati masyarakat Kuningan,” ungkapnya.


 


Diakuinya, bahwa soft tenis mungkin belum sepopuler sejumlah cabang olahraga lainnya. Namun, kondisi tersebut justru dinilainya sebagai peluang bagi PESTI untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan ekosistem soft tenis di Kabupaten Kuningan. Namun demikian diperlukan pembinaan yang dilakukan sejak usia dini. PESTI diharapkan mampu menemukan bibit-bibit atlet potensial, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, serta memperbanyak kompetisi secara berjenjang dan berkelanjutan.

 

“Sebab prestasi ini tidak lahir secara tiba-tiba namun akan lahir melalui  latihan yang panjang, disiplin dan penuh kesungguhan. Disamping kompetisi yang sehat, serta pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan. Namun kita harus optimistis, apabila PESTI dikelola secara serius dan penuh kebersamaan, bukan tidak mungkin dari lapangan-lapangan soft tenis di Kabupaten Kuningan akan lahir atlet-atlet potensial yang kelak mampu membawa nama Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, bahkan Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya. (HEM/BK)