REDAKSI
Jumat, 8/21/2026 11:33:00 AM WIB
HeadlineHukum.pemerintah

Sertijab Kalapas Kuningan, Sukarno Ali Titip Inovasi dan Sinergi


Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani bersama Sukarno Ali dan Eris Sugiyanto, Kalapas Kelas IIA Kuningan yang baru, didampingi masing-masing istri berfoto bersama usai acara serah terima jabatan dan pisah sambut Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Kamis (20/8/2026).





KUNINGAN, (BK) –

Tongkat kepemimpinan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan resmi berganti. Sukarno Ali, A.Md.I.P., S.H., M.Si., menyerahkan jabatan Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan kepada Eris Sugiyanto, A.Md.I.P., S.H., M.Si., dalam acara serah terima jabatan sekaligus pisah sambut di Aula Lapas Kelas IIA Kuningan, Jalan Siliwangi Nomor 2, Purwawinangun, Kecamatan Kuningan, Kamis (20/8/2026).

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan Yustina Engelin Kalangit, S.H., M.Hum., jajaran Forkopimda Kabupaten Kuningan, Kepala BNN Kabupaten Kuningan Agus Mulya, S.Pd., M.Si., Ketua Pengadilan Agama Kuningan Syafruddin, S.Ag., M.Si., Ketua MUI Kabupaten Kuningan Drs. KH. Dodo Syarif Hidayatullah, M.A., unsur DPRD, Subdenpom, para kepala UPT pemasyarakatan, perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan di Kabupaten Kuningan.

Dalam sambutannya, Sukarno Ali mengatakan, selama kurang lebih 10 bulan 23 hari memimpin Lapas Kelas IIA Kuningan, dirinya bersama jajaran menjalankan sejumlah program dan inovasi untuk meningkatkan pelayanan serta pembinaan warga binaan.

Di antaranya inovasi Jawara Api yang mengintegrasikan sistem penanganan gangguan keamanan dengan Dinas Pemadam Kebakaran, peningkatan layanan kesehatan, peresmian Dapur Sehat Selaras, serta penataan ruang dan area publik.

Sukarno menyebut berbagai capaian tersebut dapat terlaksana berkat kerja sama jajaran Lapas Kelas IIA Kuningan dengan para stakeholder.

Ia juga menyampaikan capaian kelembagaan berupa penghargaan pelayanan administrasi dari Ombudsman dengan predikat baik dan nilai IKPA 100 dari KPPN Kuningan.

Lapas Kelas IIA Kuningan juga tengah berproses menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), setelah dinyatakan lulus dalam penilaian Tim Penilai Internal (TPI).

“Kami sedang berproses untuk wilayah bebas dari korupsi. Alhamdulillah penilaian dari TPI kita lulus untuk mendapatkan predikat WBK,” ujar Sukarno.

Selain itu, sejumlah kerja sama telah dibangun dengan BNN Kabupaten Kuningan, Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran, Pengadilan Agama, Dinas Kesehatan, sejumlah puskesmas, Fakultas Hukum Universitas Kuningan, Poltekkes KMC Kuningan, serta Koperasi Tani Merdeka.

Sukarno berharap program yang telah dirintis dapat dilanjutkan dan dikembangkan oleh pimpinan baru.

“Saya titip semangat, kekompakan, dan kebersamaan yang selama ini telah kita bangun. Saya juga titip berbagai inovasi dan program yang telah dimulai agar dapat terus dilanjutkan, dikembangkan, dan disempurnakan,” katanya.

Sementara itu, Eris Sugiyanto mengatakan dirinya siap melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menyelesaikan sejumlah rencana yang belum tuntas.

Alumni Akademi Pemasyarakatan angkatan ke-35 itu sebelumnya pernah bertugas di Lapas Narkotika Jakarta, Lapas Salemba, Lapas Cilegon, Lapas Bitung, Lapas Rokan, Lapas Cirebon, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, hingga Lapas Kuningan.






Eris menilai dukungan dari berbagai pihak sangat penting dalam menjalankan tugas pemasyarakatan. Karena itu, ia meminta sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat.

“Kita tidak bisa berdiri sendiri. Kita membutuhkan stakeholder yang bisa membantu lini per lini demi kebaikan dan menjadikan Lapas Kuningan menjadi peran yang penting dalam setiap program Pemerintah Kabupaten Kuningan,” ungkapnya.

Ia juga berkomitmen mempertahankan budaya kerja yang telah terbentuk, terutama dalam menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani membacakan sambutan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., yang tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas di Jakarta.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada Sukarno Ali atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Kabupaten Kuningan.

“Atas nama pribadi, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, dan seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kalapas lama Kelas IIA Kuningan, Bapak Sukarno Ali, atas dedikasi, pengabdian, sinergi, dan kerja sama yang telah diberikan selama menjalankan tugas di Kabupaten Kuningan,” kata Tuti membacakan sambutan Bupati.

Bupati menilai tugas pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga pembinaan, pemulihan, serta persiapan warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat secara produktif.

Ia turut mengapresiasi program ketahanan pangan yang dikembangkan di lingkungan Lapas Kelas IIA Kuningan, mulai dari tanaman pangan, selada, hingga peternakan ayam yang dinilai telah memberikan manfaat dan memiliki pasar tersendiri.

Keberadaan Dapur Sehat Selaras juga mendapat perhatian karena dinilai mampu menyediakan makanan bagi warga binaan dalam kondisi bersih dan tertata.

Kepada Eris Sugiyanto, Bupati menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus berharap capaian yang telah dirintis dapat diteruskan dan diperkuat.

“Pemerintah Kabupaten Kuningan siap untuk terus membangun kolaborasi dan sinergi dengan jajaran Lapas Kelas IIA Kuningan,” demikian pesan Bupati.

Kolaborasi tersebut diharapkan mencakup pembinaan warga binaan, pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, hingga persiapan agar mereka mampu mandiri setelah kembali ke masyarakat.

Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah kandang ternak di kawasan Palutungan, Desa Cisantana, yang dinilai belum dimanfaatkan secara optimal. Fasilitas tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mendukung program pembinaan maupun kegiatan asimilasi warga binaan.

“Keberhasilan pemasyarakatan bukan hanya ketika kondisi di dalam lapas aman dan tertib, tetapi juga ketika warga binaan mampu berubah, memiliki keterampilan, memiliki harapan, dan ketika kembali ke masyarakat dapat diterima serta mampu menjalani kehidupan secara produktif,” tutur Tuti membacakan sambutan Bupati.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan visi Kuningan Melesat yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pembangunan manusia yang berdaya, tangguh, berkarakter, dan memiliki kesempatan memperbaiki kehidupan.

Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan semakin memperkuat kerja sama Lapas Kelas IIA Kuningan dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan, TNI, Polri, aparat penegak hukum, serta seluruh stakeholder dalam menjaga keamanan dan meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan.

Serah terima jabatan itu menjadi bagian dari kesinambungan pengabdian, dengan harapan nilai integritas, ketulusan, kekompakan, dan semangat pelayanan tetap menjadi landasan dalam menjalankan amanah. (Apip/BK)