Kepala SMA Negeri 1 Kadugede Kabupaten Kuningan, Rhida Jaya Bhuana SPd, MPd dalam memeriahkan peringatan Agustusan, para siswa diajurkan untuk membaur dengan masyarakat yang ada di wilayah masing-masing.
KUNINGAN, (BK).-
Mungkin berbeda dengan sekolah lain,
belakangan ini sejumlah murid SMA Negeri 1 Kadugede Kabupatyen Kuningan dalam
memeriahkan rangkaian kegiatan Agustusan dianjurkan untuk membaur dengan
masyarakat yang ada di wilayah masing-masing.
Memeriahkan Agustusan di lingkungan
sekolah mungkin sudah biasa dilakukan oleh seluruh murid. Misalnya menggelar
berbagai kegiatan lomba seni budaya maupun kreatifitas lainnya sebagaimana
dilaksanakan tahun-tahun sebelumnya. Baik dalam bentuk lomba, pertandingan
maupun pentas seni lainnya senantiasa mewarnai hari kemerdekaan yang kita
dambakan itu. Namun belakangan ini, selain memeriah hari proklamasi kemerdekaan
selain di sekolah, para siswa dianjurkan untuk melaksanakan kegiatan serupa
diluar sekolah seperti di lingkungan masyarakat masing-masing.
“Hal ini sejelan dengan program Kementerian Pendidikan Republik
Indonesia yakni; 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Antara lain; bangun pagi dengan disiplin; beribadah sesuai agama dan kepercayaan
masing-masing. berolahraga secara rutin;
gemar belajar sepanjang hayat; mengonsumsi makanan bergizi; bermasyarakat, bergotong royong, dan peduli
lingkungan; serta tidur tepat waktu agar tubuh tetap sehat dan produktif. Melalui
kegiatan kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten, maka akan membentuk
karakter sebagai bekal menuju Indonesia
Emas 2045,” ungkap Kepala SMA Negeri 1 Kadugede, Rhida Jaya Bhuana, SPd, MPd,
Jumat (21/8/2026).
Ditambahkannya, siswa membaur dengan
masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan positif dapat menambah wawasan
serta ilmu dalam pergaulan yang dapat memberikan manfaat bagi para siswa itu sendiri.
Sebab manusia itu adalah mahluk sosial yang takkan terlepas dari hubungan baik
antar sesama dalam kehidupan bermasyarakat, kehidupan berbangsa maupun dalam kehidupan
bernegara. Sebab di sekolah juga mengajarkan agar cinta tanah air, saling menghormati
satu sama lain, itulah nilai-nilai kebaikan yang tertuang dalam kehidupan
bermasyarakat.
Selain itu, sejalan dengan konsep
Gubernur Provinsi Jabar, Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebagaimana papagon kahirupan leluhur kita lewat program
Gapura Pancawaluya salah satu upaya menuju pembentukan pendidikan karakter bagi
para siswa. Melalui implementasi Gapura Pancawaluya yang terdiri dari; Cageur,
Bageur, Bener, Pinter tur Singar, maka akan menjadi orang paripurna sebagai
bentuk pendidikan karakter yang dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri
maupun orang lain.
“Alhamdulillah, keluarga besar SMA
Negeri 1 Kadugede tetap konsisten dalam menjunjung tinggi palsapah hidup
Pancawaluya sebab memiliki nilai-nilai
luhur yang dilakukan oleh orang tua kita terdahulu. Melalui pendidikan karakter
tersebut, maka akan terwujud moto SMANSAKA Bahagia Bersama,” pungkas Rhida.
(HEM/BK)