KUNINGAN,(BK) –
Menjelang pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kabupaten Kuningan, Ketua Panitia Pelaksana, Yudhi Lasmana, memohon doa restu dan dukungan dari para pegiat silat serta masyarakat Kabupaten Kuningan. Selasa (08/09/26)
Pelantikan pengurus PPSI Kabupaten Kuningan dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026. Agenda tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan upaya pelestarian seni budaya pencak silat tradisional di Kabupaten Kuningan.
Yudhi mengatakan, pelantikan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi seluruh elemen pencak silat dalam menjaga warisan budaya leluhur.
“Kami memohon doa restu, bimbingan, dan dukungan dari para sepuh silat, guru besar, seluruh pegiat silat, serta masyarakat Kuningan agar pelantikan pada 20 September nanti dapat berjalan lancar, tertib, dan khidmat,” ujar Yudhi dalam keterangan tertulisnya.
Menurutnya, kepengurusan PPSI Kabupaten Kuningan ke depan akan berupaya membangun wadah yang inklusif bagi seluruh paguron silat tradisional. Selain mempererat silaturahmi antar-paguron, pembinaan generasi muda juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pencak silat sebagai warisan budaya.
Ia berharap, pencak silat tradisional Kuningan dapat semakin dikenal dan berkembang di tingkat yang lebih luas tanpa meninggalkan nilai-nilai serta akar tradisinya.
Pelantikan tersebut rencananya dihadiri jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPSI Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Kuningan, tokoh masyarakat, serta perwakilan paguron pencak silat se-Kabupaten Kuningan.
Sementara itu, panitia terus mematangkan berbagai persiapan teknis dan nonteknis agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik. Selain prosesi pelantikan, kegiatan juga akan menampilkan berbagai kekayaan seni silat tradisional Kuningan.
“Mari kita jadikan 20 September 2026 sebagai momentum kebangkitan bersama silat tradisional di Kabupaten Kuningan,” pungkas Yudhi. (Apip/BK)

