KUNINGAN, (BK).-
Prestasi yang patut dibanggakan bagi
kita semua, kini laju pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Kuningan
menduduki urutan ke-4 se-Provinsi Jawa Barat (Jabar) jika dipersentasekan hingga
menembus angka 6,94 persen.
Dalam hal ini, pertumbuhan ekonomi
Kabupaten Kuningan menunjukkan tren positif dan tetap konsisten mengalami
kenaikan. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) tidak hanya mencatatkan angka
pertumbuhan yang relatif tinggi, akan tetapi berjalan beriringan dengan
perbaikan indikator kesejahteraan masyarakat, terutama melalui penurunan
tingkat kemiskinan dan pengangguran.
Wawan Setiawan
Berkaitan dengan hal itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kuningan Wawan S.Hut.,MT, Rabu (23/9/2026), menjelaskan, tren tersebut berlanjut hingga 2026. Pada akhir 2025, LPE Kabupaten Kuningan tercatat mencapai 6,98 persen. Memasuki Triwulan I 2026, ekonomi Kuningan tumbuh 7,01 persen dibandingkan Triwulan IV 2025. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Kuningan sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Jawa Barat, setelah Kabupaten Cianjur.
“Pertumbuhan ekonomi Kuningan kembali
menunjukkan kinerja positif pada triwulan II 2026. Secara year-on-year (y-o-y),
pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 6,94 persen, hal ini informasi yang
disampaikan Badan Pusat Statistik.Pada triwulan II Kabupaten Kuningan berada di
posisi keempat di Jawa Barat, setelah Kabupaten Garut, Majalengka, dan
Tasikmalaya. Angka tersebut sekaligus menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi
daerah tetap bergerak positif di tengah dinamika perekonomian,” kata Wawan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati
Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., mengemukakan, pertumbuhan ekonomi
tidak boleh dipandang hanya sebagai deretan angka statistik. Menurutnya,
pertumbuhan ekonomi harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan
kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi ini bukan sekadar deretan angka
statistik belaka. Yang terpenting adalah bagaimana pertumbuhan tersebut
berdampak positif terhadap penurunan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka.
“Capaian pertumbuhan ekonomi tersebut
menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk terus memperkuat pembangunan
yang berdampak langsung kepada masyarakat. Fokus pembangunan ke depan akan
terus diarahkan pada penguatan sektor pertanian, UMKM, perdagangan, investasi,
serta perbaikan berbagai sektor ekonomi lainnya agar manfaat pertumbuhan
ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar
Dian.
Diharapkannya, konsistensi pertumbuhan
ekonomi dapat terus dipertahankan sekaligus menjadi penggerak bagi terciptanya
lapangan kerja, meningkatnya daya beli masyarakat, dan semakin kuatnya
aktivitas ekonomi di berbagai sektor. “Pertumbuhan harus terus kita jaga agar
benar-benar menjadi kekuatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam
mewujudkan Kuningan Melesat.ngkap,” pungkas bupati. (HEM/BK)