REDAKSI
Kamis, 9/03/2026 08:17:00 PM WIB
HeadilinePendidikan

Pertama di Kuningan SDN 3 Ciherang Luncurkan Absensi Barcode Ibadah Lewat Aplikasi Madani


Kepala SDN 3 Ciherang, Enda Suhenda, S.Pd.I., M.Pd. (tengah), bersama Korwil Bidikcam Kadugede dan Cigugur, Hj. Imas Masitoh, S.Pd., M.Pd. (kiri), dan Ketua Komite SDN 3 Ciherang, Heriyawan, S.E. (kanan), memperlihatkan kartu identitas ber-barcode, Kamis (3/9/2026). (Apip/BK)


 


KUNINGAN, (BK). –

SDN 3 Ciherang, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan kembali melahirkan inovasi. Bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan peluncuran program Magrib Mengaji, Kamis (3/9/2026), sekolah ini resmi meluncurkan Aplikasi MADANI atau Monitoring Absensi Digital Siswa Belajar

Aplikasi ini menjadi terobosan pertama di Kabupaten Kuningan yang memanfaatkan teknologi barcode untuk memantau aktivitas keagamaan siswa secara digital.

Penggagas Aplikasi MADANI sekaligus Guru PAI SDN 3 Ciherang, Ruheno, S.Pd.I. menjelaskan bahwa aplikasi ini dirancang untuk menjawab keresahan orang tua agar anak lebih semangat mengaji dan melaksanakan sholat fardhu.

"Melalui MADANI, kami memantau kegiatan sholat Subuh berjamaah, sholat Dzuhur berjamaah, mengaji berjamaah, hingga program Magrib Mengaji. Setiap siswa memiliki barcode unik yang dipindai saat mengikuti kegiatan. Datanya langsung tercatat dan bisa dipantau sekolah maupun orang tua," jelas Ruheno.

Lebih lanjut Ruheno menyampaikan, tujuan utama MADANI bukan hanya mencatat kehadiran.

"HP yang selama ini sering digunakan untuk hal-hal lain, kita arahkan menjadi alat yang memberikan manfaat. Ini cara kita membentuk kebiasaan ibadah dan karakter anak," ujarnya.

Peluncuran program ini mendapat apresiasi langsung dari Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Kadugede sekaligus Pengawas Sekolah, Hj. Imas Masitoh, S.Pd.,M.Pd.

"Di Kabupaten Kuningan, ini baru pertama kali diluncurkan absensi berbasis barcode untuk memantau ibadah anak melalui Aplikasi MADANI. Luar biasa, kerangka digitalisasi pembelajaran sudah sampai ke anak secara positif dan laporannya dapat dipantau langsung oleh orang tua maupun sekolah," ungkap Imas.






Imas menambahkan, data dari MADANI nantinya dapat diintegrasikan dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dari Kemendikdasmen, khususnya pada kebiasaan bangun pagi dan ibadah.

Kepala SDN 3 Ciherang, Enda Suhenda, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan komitmen sekolah untuk mengawal program ini berkelanjutan.

"Inovasi MADANI ini sejalan dengan program unggulan kami Spiritual Leader atau Spirit LEAD yang fokus pada penguatan karakter dan akhlak mulia siswa," tegas Enda.






Dukungan juga datang dari Kepala Desa Ciherang, Masjda, dan Ketua Komite SDN 3 Ciherang, Heri Heriyawan, S.E.

"Kami sangat mengapresiasi. Aplikasi ini memudahkan orang tua dan masyarakat memantau kedisiplinan sholat dan mengaji anak-anak," ujar Masjda.

Dengan MADANI, SDN 3 Ciherang berharap teknologi tidak hanya mendukung pembelajaran akademik, tetapi juga memperkuat sinergi sekolah, orang tua, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membentuk generasi yang berkarakter. (Apip/BK).