Kamis, 10/22/2026 07:22:00 AM WIB
BirokrasiHeadline

Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Gelar Lomba Cipta Menu Tandai Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-46 Tahun 2026

 

Bupati H Dian Rachmat Yanuar menghadiri peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) berlangsung di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Rabu (21/10/2026).



KUNINGAN, (BK).-

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan menggelar lomba cipta menu tandai Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-46 yang diikuti seluruh Tim Penggerak PKK Kecamatan se-kabupaten, berlangsung di halaman kantor setempat, Rabu (21-10-2026).

 

“Pangan lokal memiliki potensi besar untuk menjadi sumber makanan sehat sekaligus penggerak ekonomi daerah apabila diolah secara kreatif, bergizi, dan menarik. Oleh karena  itu, diversifikasi pangan perlu diperkuat agar masyarakat semakin mengenal dan menjadikan produk lokal sebagai pilihan konsumsi sehari-hari,” demikian diungkapkan Bupati H  Dian Rachmat Yanuar, dihadapan seluruh pesarta lomba tersebut.

 

Dalam  hal ini, Bupati Dian mengapresiasi kreativitas para peserta yang menghadirkan beragam menu dengan cita rasa dan tampilan menarik. Menurutnya, inovasi pengolahan dan penyajian menjadi faktor penting untuk meningkatkan minat masyarakat, terutama anak-anak, dalam mengonsumsi makanan sehat. Panganan lokal kalau memang diolah secara benar dan menarik, bisa menjadi pilihan yang mampu bersaing dengan makanan cepat saji dan junk food.

 

“Makanan sehat, bergizi, dan berkualitas tidak selalu harus mahal. Berbagai komoditas yang tersedia di sekitar masyarakat, seperti ubi jalar, talas, jagung, dan aneka sayuran lokal, dapat diolah menjadi hidangan yang lezat dan memiliki nilai tambah. Kami berharap kegiatan ini jangan hanya formalitas, atau  dalam perlombaan saja, akan tetapi pelaksanaan ke depan tidak ada lagi. Mudah-mudahan ini menjadi momentum kesadaran kita bahwa pangan lokal, kalau diolah dengan benar dan menarik, bisa menjadi pilihan bagi masyarakat,” tegas H Dian.


 



Dia mengajak Tim Penggerak PKK dan para camat untuk menerapkan inovasi menu pangan lokal secara berkelanjutan, baik di lingkungan keluarga maupun dalam berbagai kegiatan kedinasan dan kemasyarakatan. Dengan demikian, semangat diversifikasi pangan tidak berhenti pada perlombaan, tetapi menjadi bagian dari pola konsumsi sehari-hari. Ia menyoroti peluang pengembangan komoditas lokal Kuningan di pasar yang lebih luas. Menurut  pengalamannya saat menghadiri festival pangan sedunia di Seoul, Korea Selatan, sempat  menemukan produk olahan terbuat dari bahan ubi jalar, ternyata asal Kuningan yang menarik perhatian pengunjung dari berbagai belahan dunia

 

Pengalaman tersebut, menjadi gambaran bahwa komoditas lokal memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi melalui inovasi pengolahan dan pengemasan. Potensi ini perlu ditindaklanjuti agar pangan lokal tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga mampu memperluas peluang usaha masyarakat.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., menjelaskan, peringatan HPS ke-46 di Kabupaten Kuningan dilaksanakan melalui dua agenda utama, yakni Lomba Cipta Menu dan Gerakan Pangan Murah (GPM). Dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia yang ke-46, kita laksanakan Lomba Cipta Menu dan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan secara serentak se-Indonesia.

 

Wahyu menyampaikan bahwa Lomba Cipta Menu menjadi wadah untuk mendorong kreativitas masyarakat, khususnya kader PKK, dalam memanfaatkan potensi pangan lokal menjadi hidangan yang beragam dan menarik. Sebanyak 32 tim dari kecamatan telah mempersiapkan menu masing-masing untuk ditampilkan dalam kegiatan tersebut.  Ia sangat mengapresiasi antusiasme peserta yang telah mempersiapkan hidangan sejak dini hari. Keterlibatan kader PKK menjadi bagian penting dalam memperluas edukasi mengenai pemanfaatan pangan lokal dan membangun kebiasaan konsumsi pangan yang lebih beragam.



Adapun Gerakan Pangan Murah diselenggarakan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Pelaksanaan kedua agenda tersebut diharapkan dapat mendukung upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman.

 

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos. (Bunda El), beserta jajaran Pokja III, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, jajaran pejabat Diskatan, para camat, termasuk pejabat dari Diskatan Provinsi Jabar serta undangan lainnya. Termasuk Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab. Kuningan, H Sanusi SP, MP, Sopyan Pamungkas, S.Hut.,M.Si Kabid PKKP,   Ating Setiawan SP. Kabid KDP,   Rohendi SP, MM Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan, Aca Supirta, SP. MP kabid tanaman hortikultura dan perkebunan, dan Ucen, SE Kabid Penyuluhan.

 

Adapun tema yang diusunga dalam kegoatan tersebut ”Inovasi Menu Sehat Berbasis Potensi Lokal” sedbagaimana tantangan bupati, peserta agar tetap berkreasi mengolah bahan pangan lokal tanpa menggunakan beras dan tepung terigu sebagai bahan baku utama. Tantangan saat ini bukan hanya memastikan ketersediaan pangan, tetapi juga membangun kebiasaan konsumsi yang lebih sehat di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan instan dan cepat saji.

 

Melalui Lomba Cipta Menu dan Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Kabupaten Kuningan mendorong penguatan diversifikasi pangan berbasis potensi lokal sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang lebih sehat, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, dan memperkuat ketahanan pangan daerah. (HEM/BK)