Minggu, 10/18/2026 08:32:00 AM WIB
HeadlinePendidikan

SMAN 1 Kadugede Implementasikan “Makan Berkesadaran” Secara Berjamaah Sebagai Wujud Penguatan Karakter Pancawaluya

 


Murid SMA Negeri 1 Kadugede Kabupaten Kuningan menggelar "makan berkesaran" berlangsung di halaman sekolah setempat, belum lama ini.


KUNINGAN, (BK).-

Sejumlah murid SMA Negeri 1 Kadugede Kabupaten Kuningan mengimplementasikan “makan berkesedaran” yang dilakukan secara berjamaah sebagai wujud penguatan karakter Pancawaluya,  berlangsung di halaman sekolah setempat, belum lama ini.

 

“Kami terus memperkuat pendidikan karakter melalui pembiasaan positif yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Salah satunya dalam jadual pelaksanaan makan MBG diwujudkan melalui kegiatan makan Berkesadaran, sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Pancawaluya dalam membangun peserta didik yang berkarakter, sehat, peduli, dan bertanggung jawab,” kata Kepala SMA Negeri 1 Kadugede, Rhida Jaya Bhuana SPd, MPd.


Kegiatan Makan Berkesadaran bukan sekadar kebiasaan makan bersama, melainkan sebuah proses pembelajaran karakter yang mengajak peserta didik untuk lebih menyadari apa yang dikonsumsi, mensyukuri rezeki yang diterima, menghargai setiap proses yang menghadirkan makanan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, peserta didik dibiasakan untuk berdoa sebelum makan, menjaga kebersihan diri dan tempat makan. Selanjutnya, mengambil makanan secukupnya, menikmati makanan dengan tenang, serta menghabiskan makanan tanpa menyisakan secara berlebihan. Setelah selesai, peserta didik juga dibiasakan membersihkan peralatan dan area makan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.




Implementasi Makan Berkesadaran memiliki keterkaitan erat dengan filosofi Pancawaluya, yaitu Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer. Nilai Cageur diwujudkan melalui pembiasaan pola makan sehat dan perilaku hidup bersih. Nilai Bageur ditumbuhkan melalui sikap santun, saling menghargai, dan peduli terhadap orang lain. Nilai Bener tercermin dalam perilaku jujur, disiplin, serta bertanggung jawab terhadap makanan yang diambil dan dikonsumsi.


Sementara itu, nilai Pinter dikembangkan melalui pemahaman tentang pentingnya gizi, kesehatan, dan pengelolaan makanan secara bijak. Adapun nilai Singer diwujudkan melalui kecakapan peserta didik dalam menerapkan kebiasaan hidup sehat, menjaga kebersihan, mengelola sisa makanan, dan menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman serta berkelanjutan.


Dalam praktiknya, makan berkesadaran juga menjadi sarana pendidikan untuk menanamkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Peserta didik diajak memahami bahwa makanan yang tersaji merupakan hasil dari proses panjang, mulai dari kerja petani, pengolahan, distribusi, hingga tersaji di meja makan. Kesadaran tersebut diharapkan membangun sikap menghargai pangan dan tidak mudah menyia-nyiakannya.


“Menempatkan pembiasaan positif sebagai bagian penting dalam membangun budaya sekolah yang berkarakter. Pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui berbagai aktivitas sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.


Melalui Makan Berkesadaran, sekolah berupaya menghadirkan pembelajaran yang nyata dan bermakna. Peserta didik tidak hanya memahami nilai-nilai karakter secara konseptual, tetapi juga belajar mempraktikkannya melalui perilaku sehari-hari, mulai dari cara berdoa, mengambil makanan, menghargai sesama, hingga menjaga kebersihan lingkungan,” papar Rhida.


 


Kegiatan ini sekaligus mendukung terbentuknya budaya sekolah yang sehat, peduli lingkungan, dan bertanggung jawab. Kebiasaan mengambil makanan sesuai kebutuhan menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi pemborosan pangan, sedangkan kebiasaan menjaga kebersihan setelah makan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekolah.

 

Melalui implementasi Makan Berkesadaran, SMAN 1 Kadugede berharap nilai-nilai Pancawaluya semakin tumbuh menjadi kebiasaan dan karakter yang melekat pada diri setiap peserta didik, baik di sekolah, di rumah, maupun di tengah masyarakat. Makan dengan kesadaran, bersyukur dengan ketulusan, bertindak dengan kepedulian, dan hidup dengan tanggung jawab.  Inilah semangat Pancawaluya yang terus ditumbuhkan di SMAN 1 Kadugede, sejalan dengan budaya sekolah “SMANSAKA Bahagia Bersama, Sukses Semua”.(HEM/BK)