KUNINGAN,(BK). –
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Kuningan menyebabkan satu unit rumah warga di Blok Kaliwon RT 001 RW 001, Kelurahan Purwawinangun, Kecamatan Kuningan, mengalami ambruk pada bagian atap kamar tidur dan dapur.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, namun laporan resmi baru diterima Jumat (23/1/2026) pukul 08.15 WIB dan diperbarui pada pukul 10.00 WIB oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Kuningan.
Rumah yang terdampak diketahui milik Ida Suidah (62). Atap kamar tidur dan dapur dengan ukuran sekitar 5 x 4 meter ambruk akibat kondisi struktur bangunan yang sudah lapuk. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Tim Assessment BPBD Kabupaten Kuningan menyampaikan, dampak ambruknya atap tersebut juga mengancam rumah milik Didi Rodiana (42), anak dari Ida Suidah, yang berada dalam satu bangunan atap yang sama.
“Struktur atap rumah sudah dalam kondisi lapuk dan tidak lagi kuat menahan beban, terlebih setelah diguyur hujan cukup lama,” ujar Aang Surdana, Operator Layanan Operasional BPBD Kuningan, saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, hujan deras telah terjadi sejak Rabu (21/1/2026) pukul 14.00 WIB hingga 20.30 WIB, yang kemudian memicu ambruknya bagian rumah tersebut. Akibat kejadian itu, satu unit rumah dinyatakan tidak layak huni sementara.
BPBD Kabupaten Kuningan bersama aparat kelurahan, kecamatan, TNI, Polri, serta Baznas langsung melakukan koordinasi penanganan darurat. Tim BPBD juga telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan assessment dan pendistribusian bantuan logistik kedaruratan.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, khususnya yang memiliki rumah dengan kondisi bangunan lama, karena saat ini masih berada di musim penghujan,” imbuhnya.
Untuk sementara, Ida Suidah mengungsi ke rumah anaknya, Didi Rodiana, yang masih berada dalam satu atap. Sementara itu, warga bersama aparat kelurahan berencana melakukan pembersihan material genteng dan puing bangunan yang ambruk.
Hingga Jumat siang, kondisi cuaca di lokasi terpantau hujan ringan, dan langkah lanjutan akan terus dikoordinasikan antara BPBD, pihak kelurahan, serta instansi terkait lainnya. Kebutuhan mendesak saat ini berupa material bangunan guna mencegah ambruk susulan. (Apip/BK)







