Post ADS 1
REDAKSI
Minggu, 2/15/2026 07:23:00 PM WIB
Hari Pers NasionalHeadline

Momen HUT PWI ke-80 dan HPN 2026, Bupati Kuningan: Pembangunan Tanpa Transparansi Akan Rapuh


Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyerahkan nasi tumpeng kepada Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kuningan, Nunung Khazanah, pada peringatan HUT PWI ke-80 dan HPN 2026.



KUNINGAN,(BK). –

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh setiap 9 Februari dan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 2026 diperingati dengan syukuran dan doa bersama di Sekretariat PWI Kabupaten Kuningan, Jalan Moh. Yamin, Kedungarum, Senin (14/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, jajaran pengurus PWI, serta sejumlah tamu undangan. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya peran pers dalam menjaga transparansi dan mengawal pembangunan daerah.

Ia meminta insan pers, khususnya yang tergabung dalam PWI, untuk tetap menjadi organisasi yang konstruktif terhadap pembangunan secara menyeluruh. 

“Saya minta daya nalar wartawan yang kritis itu dituangkan dalam tulisan maupun karya yang melimpah, dan menghindari berita yang bising. Artinya, kaji dulu informasi yang bernarasi negatif, penuh hasut dan kebencian. Jangan memunculkan berita yang jauh dari fakta di lapangan,” ujarnya.




Menurutnya, PWI memiliki posisi strategis sebagai lokomotif wartawan. Ia menilai wartawan identik dengan PWI, sehingga organisasi tersebut harus mampu menjaga marwah profesi dengan menyajikan berita akurat serta kritik yang membangun. Bupati juga menuturkan bahwa selama ini PWI Kuningan cukup bijak dalam menyikapi berbagai persoalan di daerah dan berharap sikap tersebut dapat menjadi contoh bagi yang lain.

“Jangan memandang pers itu sebagai lawan atau kompetitor, tetapi harus saling menguatkan,” pintanya.

Dalam momentum HUT ke-80, Bupati turut mengapresiasi aksi sosial dan lingkungan yang digelar PWI. Ia mengaku salut atas kepedulian para wartawan yang tetap aktif berkontribusi di tengah kesibukan mencari dan menyajikan informasi. 

“Di usia yang tidak muda lagi, PWI masih energik dan peduli terhadap lingkungan dengan aksi menanam pohon. Mudah-mudahan ini menjadi sumbangsih nyata bagi lingkungan dan pembangunan Kuningan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan refleksi atas satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati. Ia mengakui masih terdapat berbagai kekurangan, meski sejumlah indikator seperti kemiskinan dan pengangguran menunjukkan tren penurunan. Ia berharap PWI dapat menyajikan narasi yang seimbang dalam memberitakan pembangunan daerah.

“Saya akui masih banyak kelemahan. Kemiskinan dan pengangguran memang masih ada, tetapi menurun. Tolong berikan narasi yang seimbang. Pembangunan tanpa transparansi akan rapuh, transparansi tanpa pers pun akan hampa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kuningan, Nunung Khazanah, dalam sambutannya menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan HUT PWI ke-80 dan HPN 2026 meliputi ziarah ke makam wartawan anggota PWI, aksi PWI Peduli Lingkungan dengan menanam 300 bibit pohon jenis manglid, ketapang, dan jambu di kawasan sumber mata air Blok Wangun, Desa Sukamukti, Kecamatan Jalaksana, serta syukuran di sekretariat.

Ia menerangkan bahwa aksi penanaman pohon tersebut merupakan bentuk sumbangsih PWI terhadap kondisi lingkungan yang tengah menghadapi krisis perilaku ekologis. Kegiatan itu terlaksana berkat kerja sama dengan Gema Jabar Hejo, Perhutani, dan BTNGC.

Nunung berharap gerakan tersebut tidak berhenti pada seremoni, melainkan mampu menularkan kesadaran kepada masyarakat melalui publikasi dan pemberitaan. “Karena menjaga alam dan memeliharanya adalah tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.(Andi/BK)