Post ADS 1
REDAKSI
Senin, 2/23/2026 09:07:00 PM WIB
HeadlinePeristiwa

Prajurit Terbaik Kodim 0615/Kuningan Tutup Usia, Dandim dan Kapolres Sampaikan Duka Mendalam


Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung bersama Kapolres Kuningan AKBP Willy Andrian menabur bunga di pusara Peltu Leza Iryanto di TPU Pajawan, Desa Gandasoli, Senin (23/2/2026).



KUNINGAN, (BK).–

Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kodim 0615/Kuningan. Bati Sintel Peltu Leza Iryanto (NRP 21950145640474) meninggal dunia pada Minggu (22/2/2026) pukul 17.00 WIB di Blok Pager Barang, kawasan perkebunan Kelurahan Citangtu, Kecamatan Kuningan.

Almarhum yang lahir di Indramayu, 11 April 1974, wafat dalam usia 52 tahun. Semasa hidup, ia berdomisili di Perum Puri Pelangi Blok H3 RT 020 RW 003 Desa Gandasoli, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, serta meninggalkan seorang istri dan empat orang anak.

Jenazah dimakamkan pada Senin (23/2/2026) pagi di Tempat Pemakaman Umum Pajawan, Desa Gandasoli. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga, jajaran prajurit, serta masyarakat yang memberikan penghormatan terakhir.

Komandan Kodim 0615/Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung, menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian anggotanya tersebut. Ia mengatakan, almarhum dikenal sebagai prajurit yang disiplin, loyal, dan penuh tanggung jawab dalam setiap tugas.

“Almarhum adalah sosok yang baik dan berdedikasi tinggi. Banyak kontribusi yang telah diberikan untuk kesatuan maupun masyarakat. Kami merasa sangat kehilangan,” ujarnya.






Menurut Dandim, penghormatan yang diberikan saat prosesi pemakaman menjadi bukti bahwa almarhum diterima dan dicintai di lingkungan tugasnya. Ia pun mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

Ungkapan duka juga disampaikan Kapolres Kuningan, AKBP Willy Andrian. Ia menyatakan kepergian Peltu Leza Iryanto merupakan kehilangan bagi unsur Forkopimda, khususnya dalam sinergitas TNI-Polri di wilayah Kabupaten Kuningan.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Sinergitas yang telah terjalin selama ini menjadi kenangan baik bagi kami,” ucapnya.

Sepanjang masa pengabdiannya, almarhum menerima sejumlah tanda jasa, di antaranya Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun, XVI Tahun, XXIV Tahun, serta Satyalancana Bintang Kartika Eka Paksi Nararya sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kepergian Peltu Leza Iryanto bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi dan masyarakat yang mengenalnya sebagai pribadi bersahaja serta prajurit yang teguh memegang amanah.(Apip/BK)