KUNINGAN,(BK). –
Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Tim V Safari Ramadhan menggelar kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) tingkat kabupaten di Masjid Syiarul Islam, Desa Silebu, Kecamatan Pancalang, Kamis (5/3/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 19.30 hingga 21.00 WIB tersebut dihadiri unsur Forkopimda, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa serta masyarakat setempat.
Hadir dalam kegiatan itu Komandan Kodim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung, S.IP., M.Si., M.Sc., Kapolsek Pancalang Ipda Lukman Hakim, Danramil 1514/Pancalang Kapten CBA Sunardi, Camat Pancalang Indra Nugraha Ishak, S.STP., M.Si., Kepala Desa Silebu Asep Yusuf Hamdani, S.Sos., serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kuningan. Warga Desa Silebu juga tampak memadati masjid untuk mengikuti salat Isya dan Tarawih berjamaah.
Dalam sambutannya, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung menyampaikan bahwa kegiatan Tarawih Keliling bukan sekadar agenda rutin pemerintah daerah, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara ulama, umaro, dan masyarakat.
“Malam ini kita tidak sekadar melaksanakan salat tarawih. Kita sedang meneguhkan kembali ikatan antara ulama, umaro, dan umat. Kebersamaan inilah yang sejak dahulu menjadi kekuatan utama dalam membangun masyarakat yang beradab,” ujar Hafda Prima Agung.
Ia menjelaskan bahwa Ramadan mengajarkan banyak nilai kehidupan, salah satunya pengendalian diri dan kesabaran yang juga sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, perubahan besar selalu berawal dari kemampuan manusia mengendalikan diri.
“Ramadan mengajarkan kepada kita bahwa perubahan besar selalu dimulai dari pengendalian diri. Sebagaimana puasa melatih manusia menahan hawa nafsu, demikian pula pembangunan daerah menuntut kesabaran, kebersamaan, dan istiqomah dalam berikhtiar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa kemajuan Kabupaten Kuningan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah di tingkat kabupaten, tetapi juga oleh kekuatan masyarakat di desa dan kecamatan. Ia menegaskan bahwa desa merupakan bagian penting dalam mendorong pembangunan daerah.
Menurutnya, pemanfaatan anggaran desa perlu diselaraskan dengan visi pembangunan daerah. Ia mengatakan bahwa penggunaan dana desa sebaiknya difokuskan pada penguatan ekonomi masyarakat, penanganan kemiskinan berbasis komunitas, pengelolaan lingkungan dan sampah secara berkelanjutan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kehidupan keagamaan masyarakat.
“Pembangunan harus menjaga keseimbangan antara kemajuan dan kelestarian alam, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” imbuhnya.
Usai pelaksanaan salat tarawih, sekitar pukul 20.30 WIB, Dandim 0615/Kuningan didampingi Camat Pancalang meninjau kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Aula Balai Desa Silebu. Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadhan yang bertujuan meningkatkan kepedulian sosial masyarakat.
Kegiatan Safari Ramadhan Tarawih Keliling sendiri merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Kuningan setiap bulan suci Ramadan. Selain melaksanakan ibadah salat Isya dan Tarawih berjamaah, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat sekaligus media penyampaian program pembangunan serta pesan-pesan keagamaan.
Selama kegiatan berlangsung, rangkaian acara berjalan tertib, lancar, dan aman dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi.(Apip/BK)
Ia menjelaskan bahwa Ramadan mengajarkan banyak nilai kehidupan, salah satunya pengendalian diri dan kesabaran yang juga sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, perubahan besar selalu berawal dari kemampuan manusia mengendalikan diri.
“Ramadan mengajarkan kepada kita bahwa perubahan besar selalu dimulai dari pengendalian diri. Sebagaimana puasa melatih manusia menahan hawa nafsu, demikian pula pembangunan daerah menuntut kesabaran, kebersamaan, dan istiqomah dalam berikhtiar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa kemajuan Kabupaten Kuningan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah di tingkat kabupaten, tetapi juga oleh kekuatan masyarakat di desa dan kecamatan. Ia menegaskan bahwa desa merupakan bagian penting dalam mendorong pembangunan daerah.
Menurutnya, pemanfaatan anggaran desa perlu diselaraskan dengan visi pembangunan daerah. Ia mengatakan bahwa penggunaan dana desa sebaiknya difokuskan pada penguatan ekonomi masyarakat, penanganan kemiskinan berbasis komunitas, pengelolaan lingkungan dan sampah secara berkelanjutan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kehidupan keagamaan masyarakat.
“Pembangunan harus menjaga keseimbangan antara kemajuan dan kelestarian alam, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” imbuhnya.
Usai pelaksanaan salat tarawih, sekitar pukul 20.30 WIB, Dandim 0615/Kuningan didampingi Camat Pancalang meninjau kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Aula Balai Desa Silebu. Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadhan yang bertujuan meningkatkan kepedulian sosial masyarakat.
Kegiatan Safari Ramadhan Tarawih Keliling sendiri merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Kuningan setiap bulan suci Ramadan. Selain melaksanakan ibadah salat Isya dan Tarawih berjamaah, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat sekaligus media penyampaian program pembangunan serta pesan-pesan keagamaan.
Selama kegiatan berlangsung, rangkaian acara berjalan tertib, lancar, dan aman dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi.(Apip/BK)








