Post ADS 1
Post ADS 1
Kamis, 5/14/2026 02:56:00 PM WIB
haedlineMuslim

Dra Hj Juju Juariyah MPd Pimpin Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kuningan Masa Khidmat 2026-2031

 

Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, (kedua kanan) dalam acara pelatikan Ketua PC Muslimat NU Dra Hj Juju Juariyah MPd, berlangsung di GOR Ewangga Komplek Stadion Mashud Wisnusaputra, Kamis (14/5/2026). 


KUNINGAN, (BK).-

Tiba saatnya hari yang ditunggu-tunggu akhirnya Ketua PW Muslimat NU Provinsi Jawa Barat (Jabar) melantik Dra Hj Juju Juariyah MPd, untuk memimpin sebagai ketua PC Muslimat Kabupaten Kuningan  Masa Khidmat 2026–2031.

 

Pelatinkan sekaligus peringatan Harlah Muslimat NU ke-80 tingkat Kabupaten Kuningan berlangsung  di GOR Ewangga Komplek Stadion Mashud Wisnusaputra, Kamis 14 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut hadir, Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar Msi,  Sekda U Kusmana, Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat Dr. Hj. Ela M. Giri Komala, M.Pd, PLt Ketua PC NU Muplihudin, unsur Forkopimda, anggota DPR RI dan DPRD. Selain itu, jajaran Syuriah dan Tanfidziyah NU, Ketua Dewan Pertimbangan PC Muslimat NU Kab. Kuningan   Hj. Ela Helayati, S.Sos, organisasi perempuan, kepala perangkat daerah, Ketua Baznas Drs HR Yayan Sofyan MM, termasuk  sebanyak 1.700 anggota PC Muslimat se-Kab. Kuningan serta undangan lainnya.

 

Bupati H Dian, menyampaikan apresiasi atas kiprah panjang Muslimat NU yang dinilai telah menjadi organisasi perempuan yang konsisten menjaga nilai-nilai keagamaan, sosial, dan kebangsaan. Muslimat NU bukan sekadar organisasi perempuan biasa, akan tetapi telah menjadi madrasah kehidupan yang melahirkan keteladanan, menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah, serta menjadi benteng moral di tengah derasnya tantangan zaman ditengah-tengah arus informasi digital maupun globalisasi.




“Pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur fisik semata, tetapi juga oleh kekuatan keluarga dan kualitas moral masyarakat yang lahir dari peran perempuan-perempuan tangguh. Perempuan yang kuat imannya, luas ilmunya, lembut hatinya, dan besar pengabdiannya akan melahirkan keluarga yang kokoh. Dari keluarga yang kokoh itulah lahir daerah dan bangsa yang maju,” ungkap H Dian.

 

Ditambahkannya, dalam hal ini kesiapan Pemerintah Kabupaten Kuningan akan terus bersinergi dengan Muslimat NU dalam berbagai program pembangunan masyarakat. Dari  mulai  penguatan pendidikan keluarga, penanganan stunting, pemberdayaan perempuan, hingga menjaga kerukunan umat dan ketahanan sosial masyarakat. Pembangunan tidak bisa hanya dikerjakan pemerintah semata. Namun dibutuhkan kekuatan sosial, spiritual, dan moral. Muslimat NU memiliki posisi strategis dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan mandiri.

 

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kuningan, Dra. Hj. Juju Juariyah, M.Pd,  menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pengabdian dan memperkuat peran Muslimat NU sebagai organisasi yang hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia  siap untuk melanjutkan perjuangan dan pengabdian para pendahulu serta terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.


 


“PC Muslimat NU akan selalu bersinergis dengan siapapun, terlebih dengan Pemerintah Daerah yang selama ini selalu memberikan dukungan sehingga Badan Otonomi (Banom) PC Muslimat NU hingga kini tetap eksis dalam memberikan bimbingan serta pelayanan bagi kemaslahatan umat,” tutur Hj Juju.

 

Berkaitan dengan hal itu, Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat Dr. Hj. Ela M. Giri Komala, M.Pd dalam arahannya,  menegaskan bahwa Muslimat NU harus terus menjadi organisasi yang bermanfaat bagi umat serta mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap menjaga tradisi dan nilai-nilai ke-NU-an.

 

Diakhir acara cukup meriah dengan penampilan hadroh, pemotongan tumpeng sebagai bentuk tasyakur binni’mah Harlah Muslimat NU ke-80. Tidak lupa disertai  doa bersama untuk keberkahan dan kemajuan Muslimat NU di Kabupaten Kuningan Momentum Harlah Muslimat NU ke-80 itu Sebagaimana kita harapkan semua, bahwa seluruh kader Muslimat NU untuk terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, dan merawat tradisi luhur bangsa di tengah-tengah kehidupan yang penuh tantangan itu. (HEM/BK)